Beranda Lintas Provinsi PLN Akui Pemadaman Kadang Terjadi di Luar Rencana

PLN Akui Pemadaman Kadang Terjadi di Luar Rencana

49
0
Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) saat bertemu pihak PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ketapang, Senin (13/1/2020), lalu.

Ketapang, buktipers.com – Menyikapi pemadaman listrik yang sering terjadi secara bergilir, beberapa bulan terakhir, Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) menemui pihak PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ketapang, Senin (13/1/2020), lalu.

Dalam pertemuan itu, AJK disambut langsung oleh Assisten Manager Manager Komunikasi PLN UIW Kalbar, Henda Fattah, Manager PLN UP3 Ketapang, Wilfrid Siregar, beserta seluruh jajarannya. Pada kesempatan itu, AJK menyampaikan sedikitnya 8 point pernyataan sikap.

Assisten Manager Manager Komunikasi PLN UIW Kalbar, Henda Fattah, mengapresiasi langkah AJK dalam menyampaikan keluhan masyarakat, terkait kondisi pemadaman listrik, di Ketapang. Dia pun mengaku, pihaknya masih memiliki keterbatasan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan AJK menyampaikan beberapa poin tadi, tentu masukan-masukan itu positif untuk kami jadikan bahan intropeksi dan evaluasi khususnya bagi rekan-rekan PLN UP3 Ketapang,” katanya.

Baca Juga!  Ketua DPC PWRI Serahkan AD/ART dan Struktur Pengurus kepada Kesbangpolinmas Tulang Bawang

Lanjutnya, pihaknya memahami kondisi kekecewaan masyarakat ketika listrik kerap padam.

Namun diakuinya, pemadaman yang dilakukan kadang di luar perencanaan. Misalnya akibat gangguan mesin, layangan, pohon tumbang atau sebagainya. Sedangkan pemadaman terencana, biasanya ketika masa pemeliharaan mesin, jelasnya.

“Pemadaman di luar jadwal yang diinformasikan itu, artinya terjadi gangguan, dan masyarakat silahkan melaporkan ke PLN, melalui contact person 0561123 atau 123, agar direspon oleh petugas. Kalau informasi disampaikan di medsos, kelemahannya, tidak semua petugas standby memantaunnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, terkait pernyataan rekan-rekan AJK yang mempertanyakan soal bentuk tanggung jawab PLN UP3 Ketapang atas dampak pemadaman listrik, sehingga berakibat kerusakan barang elektronik, ia menyebutkan, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan bagian hukum PLN wilayah Kalbar.

Baca Juga!  PLN Tegaskan Tidak Memiliki Kendaraan Plat Kuning

“Untuk hal itu, kami akan berkoordinasi ke bagian hukum kantor wilayah dan akan kami sampaikan kepastiannya nanti. Yang jelas, biasanya soal kerusakan-kerusakan, masyarakat bisa melakukan class action. Intinya tolong rekan-rekan ingatkan, kritik dan memberi masukan terkait PLN,” ucapnya lagi.

(my)

Loading...