PMI Imbau Wartawan Tak Wawancara dengan Narsumber yang Lepas Masker

0
7
Ilustrasi wartawan wawancara (Foto: Istimewa).

Jakarta, buktipers.com – Palang Merah Indonesia (PMI) mengimbau kepada seluruh insan pers atau jurnalis membatalkan wawancara jika narasumber melepas masker. Hal itu mencegah penularan Covid-19.

Pengurus PMI Pusat Bidang Kesehatan dan Sosialisasi Heru Arya mengatakan langkah ini sebagai salah satu upaya antisipasi. Dia menyebut banyak pasien Covid-19 yang tidak memiliki gejala.

“Kita tidak tahu apakah narasumber tersebut benar-benar terbebas dari Covid-19 atau tidak, maka dari itu alangkah baiknya jurnalis meminta kepada narasumber untuk tetap menggunakan masker dan menjaga jarak saat sesi wawancara,” katanya melalui sambungan telepon, Kamis (28/8/2020).

Heru mengatakan banyak orang baru tahu dirinya terinfeksi positif setelah menjalani pemeriksaan usap (swab) atau tes cepat (rapid test) Covid-19. Maka dari itu, sebagai jurnalis agar tidak mengambil risiko saat meliput langsung di lapangan, seperti diketahui saat ini sudah banyak wartawan yang terpapar virus ini dan berharap tidak ada lagi insan pers yang tertular.

Dia mengatakan tugas sebagai wartawan sangatlah berat di masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan sebagian harus turun ke jalan untuk menjalan tugasnya, walaupun informasinya ada juga perusahaan media yang memerintah wartawannya kerja di rumah (WFH).

Sangat berisiko apalagi wilayah tugasnya berada di zona sangat rawan penularan atau zona merah, tentunya protokol kesehatan ketat harus dilakukan seperti agar tidak melepas masker selama di luar rumah, tetap menjaga jarak dan selalu berperilaku hidup bersih dan sehat minimal mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

Selain itu, jika pulang ke rumahnya agar tidak langsung berhubungan atau mendekat ke keluarga, tapi pakaiannya segera rendam di air deterjen dan mandi untuk mencegah adanya virus yang menempel di tubuh.

Kemudian, selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi ditambah multi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi terpapar Covid-19.

 

Sumber : iNews.id