Polda Aceh Sudah Gagalkan Penyelundupan 61 Kg Sabu

0
13
Polda Aceh Berhasil Menggagalkan Penyeludupan Sabu Di Awal Tahun 2021. (Foto: Antara)
Dijual Rumah

Banda Aceh, buktipers.com – Polda Aceh menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Ada 61 kilogram sabu disita petugas dan enam terduga pelaku diamankan.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada mengatakan, penangkapan pelaku beserta barang bukti melibatkan tim gabungan Polda Aceh, Polres Lhokseumawe, Polres Aceh Utara dan Polres Aceh Timur. Polisi juga mengamankan satu pucuk senjata api jenis revolver dengan lima peluru, dua mobil, satu perahu motor, telepon genggam, telepon satelit, serta GPS atau alat pelacak posisi.

“Para pelaku merupakan jaringan narkoba internasional. Pelaku dan barang bukti diamankan di dua tempat di Aceh Utara dan Aceh Timur,” kata Irjen Pol Wahyu Widada, Rabu (6/1/2021).

Menurut dia, enam pelaku yang ditangkap tersebut yakni berinisial FA alias Yahrol (29), warga Kuta Binjai, Aceh Timur. AS alias Nyaklah (27), warga Dewantara, Aceh Utara, NU alias Apadin (55), warga Dewantara, Aceh Utara, EF alias Dewi (28), warga Dewantara, Aceh Utara, MH alias Leo (35), warga Idi Tunong, Aceh Timur.

Kemudian RU alias Maeli (41), warga Julok, Aceh Timur. RU alias Maeli ditangkap di Aceh Timur. Polisi terpaksa menembak kaki kiri RU karena melawan ketika hendak ditangkap.

Semua tersangka diduga merupakan anggota jaringan internasional. Mereka melancarkan aksi melalui jalur laut.

Irjen Pol Wahyu Widada mengatakan, penggagalan peredaran puluhan kilogram sabu-sabu tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya penyelundupan barang terlarang oleh jaringan internasional melalui jalur laut pada 1 Januari lalu. Jalur laut yang dimaksud dari perairan Aceh Utara dan Aceh Timur.

Dari informasi tersebut, tim gabungan menyelidiki hingga menghadang sebuah minibus di depan Terminal Lhoksukon, Aceh Utara.

“Dalam penghadangan itu, polisi menangkap lima pelaku dan mengamankan 15 kilogram sabu-sabu. Dari hasil pengembangan kasus, polisi menangkap seorang lagi di Aceh Timur dan mengamankan 46 kilogram sabu-sabu,” kata Kapolda.

Didampingi Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan Kepala Kejaksaan Tinggi, Aceh M Yusuf, Irjen Pol Wahyu Widada mengatakan dari sisi kinerja, kepolisian berhasil menggagalkan peredaran barang terlarang. Namun di sisi lain, pihaknya menyayangkan masih ada perbuatan oknum masyarakat yang merusak generasi bangsa dengan mengedarkan narkoba.

“Padahal, kami berharap pada 2021 ini tidak ada lagi penyelundupan narkoba melalui Aceh,” kata Wahyu Widada.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka terancam hukuman mati.

 

Sumber : iNews.id