Polda Kalbar Ringkus 1.968 Pelanggar Hukum, Diantaranya 388 Kejahatan Jalanan dan ‘303’

0
249
Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Drs Didi Haryono SH.MH saat komnferensi pers, Rabu (28/11/2018).(foto/hms)
Dijual Rumah

BuktiPers.Com – Pontianak (Kalbar)

Dekade tahun 2018 ini, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) meringkus kurang lebih 1.968 orang terindikasi pelaku tindak pidana, diantaranya 388 kejahatan jalanan dan kasus judi (Pasal 303 KUHP).

“Sepanjang tahun 2018, telah digelar operasi Pekat, Operasi Panah, KKYD Tibtor dan KKYD Premanisme yang berhasil meringkus kurang lebih 1.968 pelaku di seluruh wilayah Polda Kalbar,” ungkap Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Drs Didi Haryono SH.MH melalui press confrence, Rabu (28/11/2018).

Keberhasilan tindakan represif yustisia ini menitikberatkan pada pemberian efek jera, sehingga rasa aman dalam masyarakat dapat terwujud.

Polda Kalbar sambungnya, berkomitmen terus menerus meningkatkan pelayan kepada masyarakat, dimana komitmen itu telah diperlihatakan melalui Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) yang akan digelar dengan ekstra dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2018.

“Tujuannya jelas, untuk cipta kondisi Operasi Lilin 2018, pemberantasan kejahatan jalanan dan perjudian,” paparnya.

Kegiatan KKYD ini di bawah komando Ditreskrimum Polda Kalbar dan Satreskrim Polres jajaran di wilayah Polda Kalbar.

Komitmen penegakan hukum yang terus gencar dilakukan Polda Kalbar, tandas Kapolda, untuk Operasi Lilin lebih ditekankan pada penanganan kejahatan jalanan dan perjudian.

“Kali ini dalam rangka melakukan cipta kondisi Operasi Lilin 2018 yang akan digelar menyambut Natal dan Tahun baru 2018,” ujar Kapolda.

“Satu demi satu kasus diungkap untuk menunjukkan keseriusan kepolisian dalam memberantas premanisme dan penyakit masyarakat,” tukas Kapolda Kalbar menambahkan.

Kapolda jug amengakui, belakangan ini keresahan masyarakat terhadap kejahatan jalanan atau premanisme kian meningkat menjelang perayaan hari-hari besar, maupun pergantian tahun.

Menyadari ini, maka Polda Kalbar bekerja ekstra demi menjaga stabilitas Kamtibmas dalam rangka mewujudkan situasi yang kondusif dan rasa aman kepada masyarakat.

Dipaparkan juga mengenai sejumlah kasus yang berhasil diungkap jajaran Ditreskrimum Polda Kalbar dan Satreskrim Polres, berupa pengungkapan kejahatan jalanan dengan target operasi sebanyak 114 orang  dalam periode waktu 1 bulan.

Sebanyak 161 laporan polisi, 388 pelaku kejahatran jalanan diamankan, 210 tersangka disidik (tercapai 100 persen target), over prestasi sebanyak 96 orang,  178 pelaku dibina, dan didominasi pencurian sebanyak 141 orang dan penadahan hasil pencurian sebanyak 35 orang.

Sedangkan, pengungkapan perjudian jenis dingdong selama 2 hari sejak 22 – 23 Nopember 2018 dengan hasil sebagai berikut;  di wilayah hukum Sambas, Singkawang, Landak, Sintang dan Bengkayang, tersangka 13 orang.

Barang bukti yang disita yakni,  94 unit mesin dingdong,  8.649  keping koin dingdong, uang tunai Rp14.229.000, slip setoran bank, dan bon pembayaran

Sementara, perkiraan omzet, sejak beroperasi 17 Juli 2018, mencapai kurang lebih Rp1.300.000.000.

Adapun penerapan pasal perjudian adalah Pasal 303 KUHP, dan tindak pidana pencucian uang.

Kasus judi dingdong ini, pihak kepolisian terus melakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan tersangka lain.

Kapolda Kalbar mengimbau kepada masyarakat, untuk menerapkan sistem kewaspadaan lingkungan, guna menangkal terjadinya tindak premanisme dan kejahatan jalanan di sekitarnya, dan meminta, agar masyarakat tidak melakukan pembiaran sekecil apapun kegiatan premanisme.

“Pembiaran berarti ketidakpedulian yang akhirnya akan menyuburkan dan mengembangkan premanisme hingga nantinya akan membutuhkan sumber daya yang lebih besar dan sulit untuk melakukan pemberantasan,” ucap Kapolda Kalbar.

“Judi itu pelanggaran hukum yang berlaku di Indonesia, sehingga apabila seseorang melakukan praktek perjudian, kepolisian akan melakukan penegakan hukum sebagaimana amanat Undang-undang,” tegas Kapolda menambahkan.(Bayu)

Sumber Berita: Kepala Urusan Liputan Produksi Dokumentasi (Lipprodok) Humas Polda Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Cucu Safiyudin  S.Sos SH  MH.

Editor : Maris