Beranda Hukum Polda Sumut Kejar Tersangka Lain dan Otak di Balik Pemotongan Insentif di...

Polda Sumut Kejar Tersangka Lain dan Otak di Balik Pemotongan Insentif di BPKAD Siantar

53
0
Kombes Rony Samtana. Tribun Medan/Sofyan Akbar
Loading...

Buktipers.com – Medan

Polda Sumut terus mencari otak pelaku di balik pemotongan insentif Pekerja Pemungut Pajak di BPKAD Pemko Sianta di kantor Badan Pemeriksaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Siantar.

“Meskipun kadisnya sudah kita amankan, kita masih melakukan pencarian otak pelaku dari pemotongan itu,”kata DirKrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana, Selasa (16/7/2019).

Ia mengaku, kalau Kadis BPKAD Siantar, Adiaksa sebagai otak pelakunya, berarti sudah berhenti pengejarannya.

“Jadi tidak berhenti sampai ditetapkannya Adiaksa Purba sebagai tersangka. Kita masih mendalami siapa otak pelakunya dari pemotongan insentif pekerja pemungut pajak,”ujarnya seraya menyatakan pihaknya masih mencari tersangka lain.

Menurut hasil penyelidikan sementara, sambung mantan penyidik KPK ini, ditemukan bukti-bukti dan keterangan saksi, bahwa Kepala BPKAD Siantar turut diduga menyuruh Bendahara Pengeluaran BPKAD Erni Zendrato yang sudah ditetapkan sebagai tersangka untuk melakukan pemotongan insentif pekerja pemungut pajak.

Baca Juga!  Tiga Kadis Pemko Siantar Dipanggil, Begini Kata Kapolres  

“Untuk sementara dari bukti yang ada seperti begitu. Namun masih kita kembangkan lagi,”terangnya.

Maka dari itu, akunya, penyidik sedang bekerja mencari tahu siapa yang memerintahkan kedua tersangka ini.

“Kepala BPKAD itu bukan dalangnya, karena itu, kita masih kembangkan ke atas lagi,”katanya.

Ia pun tidak membantah ada pejabat-pejabat Kota Siantar yang berpotensi terlibat dalam kasus ini. “Mohon doanya saja, biar bisa kita mengungkap semuanya,” harapnya.

Seperti diketahui, Kepala Dinas Badan Pemeriksaan Keuangan Daerah (BPKD) Siantar, Adiaksa ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Sumut.

“Ia, dia sudah tersangka dan sekarang ditahan di Polda Sumut,”kata DirKrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana, Minggu (14/7/2019).

Baca Juga!  Soal Kepastian Pilkada Siantar, Pemko dan KPUD Berangkat ke Jakarta Pekan Depan

Mengenai apakah orang nomor satu di BPKD Siantar dijemput saat berada di Jakarta, Rony menyatakan Adiaksa datang ke Polda Sumut pada Sabtu (13/7/2019) malam.

“Dia datang sendiri dan tidak ada kita jemput,” ujarnya.

Rony mengaku Adiaksa ditetapkan menjadi tersangka karena pemotongan insentif pekerja pemungut pajak itu sudah berlangsung lama dan mengalir kepada kepala dinas.

“Jadi pemotongan 15 persen itu mengalir ke Adiaksa. Makanya kita tetapkan dia sebagai tersangka,”akunya.

 

Sumber : tribunnews.com

Loading...