Polda Sumut Sita 7 Aset Bangunan dan Rumah Bos Judi Online Cemara Asri

0
2
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi. (Foto : Ist)
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Polda Sumatera Utara menyita tujuh aset milik AP alias Joni, bos judi online di Kompleks Cemara Asri, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Lokasi judi online ini sempat digerebek Kapolda Sumut pada 9 Agustus lalu.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan penyitaan aset ini merupakan bagian dari penyidikan yang dilakukan polisi atas praktik judi online yang dikelola AP.

Penyitaan disaksikan langsung petugas keamanan kompleks perumahan tersebut. Polisi kemudian menempelkan spanduk bertuliskan ‘Dilarang Dialihkan ke Pihak Lain’ di depan aset yang disita.

“Iya benar, ada tujuh aset bangunan dan rumah yang disita teman-teman dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus dalam kasus itu,” ujar Hadi, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, Polda Sumut juga telah menjerat tersangka AP dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Aset-aset yang disita tersebut disinyalir merupakan hasil dari bisnis judi yang dikelolanya. “Dugaan kami aset itu hasil kejahatan,” katanya.

Sebelumnya, poolisi menggerebek lokasi pengelolaan judi online dari areal pertokoan di Komplek Cemara Asri, Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara pada Selasa, 9 Agustus 2022 lalu.

Penggerebekan dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak. Dari penggerebekan itu, ratusan perangkat komputer yang digunakan untuk mengelola 21 laman judi online disita. Namun tak ada satu pun orang yang diamankan karena lokasi sudah kosong.

Praktik judi online yang dioperasikan dari tempat itu di antaranya bernama LEBAH4D, DEWAJUDI4D dan LARIS4D. Judi online ini disebut beromzet hingga miliaran rupiah per harinya dan disebut yang terbesar di Pulau Sumatera.

Dari penggerebekan itu Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan telah memeriksa sebanyak 19 orang saksi.

Polisi juga telah memblokir ratusan rekening yang diduga terkait bisnis online itu. Selain itu menggeledah rumah milik tersangka AP dan menyita sejumlah dokumen serta barang bukti dari rumah tersebut.

Selain AP, Polisi juga sudah menetapkan status tersangka kepada NP alias Niko. Tersangka AP diduga sebagai pemilik bisnis judi online itu. Sementara NP merupakan anak buah AP yang memimpin operator judi online tersebut.

Tersangka NP kini sudah ditahan. Sementara AP masih diburu dan dikabarkan telah kabur ke Singapura melalui Bandara Internasional Kualanamu tak lama setelah penggerebekan.

 

Sumber : iNews.id