Polisi Buru Penggali Kubur Terkait Pembunuhan PNS yang Dicor di Palembang

0
318
Foto: Yudi, otak pelaku pembunuhan mayat dicor di Palembang, Sumsel. (Raja Adil Siregar-detikcom)
Dijual Rumah

Palembang, buktipers.com – Dua orang tukang gali kubur diduga terkait kasus pembunuhan Aprianita (51), seorang PNS yang mayatnya dicor di TPU Kandang Kawat, Palembang. Polisi sebelumnya sudah menangkap dua orang pelaku.

“Total pelaku ada empat orang, dua sudah kami tangkap,” terang Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, AKBP Yudhi Suhariadi, saat ditemui di Polda, Palembang, Sabtu (26/10/2019).

Kedua pelaku yang sudah ditangkap yakni Yudi dan Ilyas. Yudi yang disebut sebagai otak pelaku, nekat menghabisi korban karena masalah utang dari bisnis jual-beli mobil.

Sementara Ilyas karena ikut menjerat leher Anita dan diupah Rp 4 juta oleh Yudi. Polisi masih memburu dua tukang gali kubur yang diduga terlibat dalam kasus ini.

“IL (Ilyas) ini menerima upah, dia diajak sama si YD (Yudi). Sementara dua lagi masih kami kejar informasi memang kerja di sana (tukang gali kuburan), TPU Kandang Kawat,” kata Yudhi Suhariadi.

Kedua pelaku yang kini diburu diduga berperan mengubur korban setelah dibunuh. Korban dikubur di TPU Kandang Kawat dengan kedalaman 30 cm, kemudian dicor semen. Setelah itu kedua pelaku diberi upah Rp 11 juta.

Sebelumnya, Yudi saat ditemui di Polda Sumsel mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena masalah utang. Ia mengaku punya utang Rp 100 juta lebih dari bisnis jual-beli mobil.

“Masalah utang, saya ada utang Rp 100 juta. Utang itu bisnis jual-beli mobil dan kendaraannya tidak ada,” kata Yudi, Jumat (25/10) kemarin.

Karena terus ditagih, pelaku kemudian panik. Ia berdiskusi dengan temannya hingga direncanakanlah pembunuhan 9 Oktober lalu.

“Tanggal 9 itulah dia nanya soal uang, karena nggak ada saya diskusi sama Novi. Malam itu kami rencanakan dia (korban) dibunuh,” katanya.

Aksi pembunuhan sendiri terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah tewas, korban pun langsung dikubur dan dicor semen. Yudi mengaku dalam melaksanakan aksinya dia dibantu Novi, Ilyas dan Amir.

 

Sumber : detik.com