Polisi Juga Temukan Senjata dan Amunisi di Rumah Dody Shah

0
244
Dokumen, senjata api dan amunisi yang ditemukan di kamar pribadi Dody saat digeledah DitKrimsus Polda Sumut, Rabu (30/1/2019). TRIBUN MEDAN/HO HUMAS POLDA SUMUT
Dijual Rumah

Buktipers.com – Medan (Sumut)

DitKrimsus Polda Sumut membagi dua tim yang dipimpin langsung oleh Wadir Krimsus Polda Sumut AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto.

Dua tim itu berangkat pada Rabu (30/1/2019) sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan penggeledahan di rumah Dody Shah yang berada di Jalan Cemara dan PT Alam di Jalan Sei Deli.

Tim pertama ke Kantor PT ALAM di Jalan Sei Deli Nomor 14-16 Kota Medan dan tim kedua ke rumah Musa Idishah alias Dody yang berada di Perumahan Cemara Asri Jalan Seroja No 32 RT 001 / RW 001, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menceritakan sekitar pukul 10.19 WIB tim dua tiba di rumah Dody Shah dan kemudian memperlihatkan surat perintah tugas dan penggeledahan kepada keluarga dari Musa Idishah yang diketahui bernama Musa Akbar Shah.

“Setelah mendapatkan izin, tim kedua langsung melakukan penggeledahan di rumah Dody,”ujarnya.

Saat penggeledahan, kata Tatan, tim menemukan dokumen yang berkaitan dengan tindak pidana berupa 5 lembar rekapitulasi pendapatan dan biaya PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) tahun 2018 termasuk biaya kandir, empat lembar rekapitulasi Pendapatan dan Biaya PT ALAM Tahun 2018, Selembar rekapitulasi pendapatan dan biaya kebun Langkat Batang Serangan tahun 2018.

Kemudian dua lembar Internal Correspondence No. 092/SM-ALAM/PROD/XI/2018, tanggal 19 Nopember 2018 kepada Direktur PT. Anugerah Langkat Makmur, serta lima lembar PT. Anugerah Langkat Makur Biaya Umum Kantor Direksi Priode Tahun 2018.

“Selain dokumen tersebut, tim menemukan senjata api beserta amunisinya,” ujar mantan Wakapolrestabes Medan ini, Rabu (30/1/2019).

Tatan merincikan, satu pucuk pistol Glock 19, No Pabrik 201680, satu pucuk senapan GSG-5, No Pabrik 026787, Caliber 7.62 X 51 sebanyak 679 butir.

Kemudian Caliber 9 X 19 sebanyak 372 butir, Caliber 5.56 X 45 sebanyak 150 butir, Caliber 32 sebanyak 24 butir, Caliber 38 Super sebanyak 122 butir.

Selanjutnya, Caliber 7.62 X 51 sebanyak 20 butir, Caliber 308 sebanyak 15 butir, Caliber 5.56 sebanyak 20 butir.

“Barang bukti dokumen tersebut dibawa ke kantor DitKrimsus Polda dan temuan senjata api beserta amunisi diserahkan kepada pihak Dit Intelkam Polda Sumut,” ujarnya.

Masih dikatakan Tatan, Dody kini berstatus tersangka.

“Tapi tidak ditahan dan wajib lapor ke Polda Sumut,” katanya.

Sumber : tribunnews.com