Polisi Selidiki Kasus Penggelapan Uang Rp250 Juta yang Diduga Melibatkan Cabup Labura

0
420
Foto: Korban dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp250 juta, Andriyana Lim. (Foto: istimewa)
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan kasus dugaan penggelapan uang sebesar Rp250 juta yang melibatkan Calon Bupati Labuhanbatu Utara (Labura).

Calon bupati berinisial ARM tersebut dilaporkan seorang korban bernama Andriayana Lim ke Polres Labura terkait dugaan penggelapan yang dilakukan oleh Aswin Syahputra Dalimunthe.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Parikhesit saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menerima laporan dugaan penggelapan uang.

Dia mengataka laporan berawal saat korban Andriyana lim merasa ditipu oleh Aswin yang merupakan orang dekat dari ARM.

Aswin dan ARM meminta Andriyana lim untuk membantu penyelesaian hutang piutang terlapor sebesar Rp300 juta di tahun 2017 kepada mantan Direktur RSUD Kotapinang yang berinisial DA. Korban kemudian memenuhi permintaan korban dengan memberikan uang sebesar Rp250 juta pada Rabu (2/9/2020).
“Dalam perjanjian tersebut, kedua pelaku diminta mengembalikan uang secara bertahap yakni Rp100 juta pada 10 September 2020. Kemudian Rp50 juta pada 10 Oktober 2020, Rp50 juta pada 10 November 2020 dan Rp50 juta pada 8 Desember 2020. Namun setelah waktu yang disepakati terlapor tidak menunjukan itikad baik dan hanya memberikan janji palsu. “Aswin Syahputra Dalimunthe dan A-R-M minta tolong kepada saya pake uang, untuk menyelesaiakan hutangnya dengan DA sebanyak Rp250 juta, namun setelah jatuh tempo ditagih A-S-D selalu mengelak,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, ARM melalui video panggilan langsung Aswin meminta bantuan kepada Andriyana berupa pemakaian uang Rp250 juta untuk menutupi sisa hutangnya kepada DA.

Pihaknya juga tidak memperdulikan dalam pelaporan dugaan tindak pidana penipuan melibatkan calon Bupati Labuhanbatu Utara, A-R-M dan orang kepercayaannya Aswin Syahputra Dalimunthe sebagai penanggungjawab pengembalian uang.

Apalagi pemakaian uang itu saksikan keluarga, teman, bukti foto dan sejumlah bukti kwitansi.

Calon Bupati Labuhanbatu Utara, A-R-M saat dikonfirmasi diduga keterlibatannya dalam dugaan penipuan dan pengelepan uang Rp250 juta belum dapat memberikan keterangan. Upaya permintaan konfirmasi secara langsung maupun melalui telepon dan pesan singkat belum ditanggapi. Sementara, Aswin Syahputra Dalimunthe, Terlapor, ketika dihubungi meminta waktu untuk menjelaskan laporan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan oleh Andriyana Lim di Polres Labuhanbatu.

Ia membantah telah melakukan penipuan dan pengelapan sejumlah uang Rp250 juta dengan perjanjian pembayaran secara bertahap.

“Dimana menipu, tidak pernah kami menipu bos. Salah itu, biarkan dulu, nanti cerita kronologisnya” kata Aswin saat dikonfirmasi.

 

Sumber : iNews.id