Polisi Tetapkan Mantan Kades dan Kaur Keuangan Desa Limbung jadi Tersangka Korupsi

0
79
Foto kedua tersangka korupsi.
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Satuan Reskrim Polres Lingga menetapkan mantan Kepala Desa Limbung, berinisial AM dan Kaur Keuangan Desa Limbung, KMZ, menjadi tersangka tindak pidana korupsi anggaran dana desa Limbung tahun 2020.

Menurut Kasat Reskrim, AKP Adi Kuasa Tarigan, bahwa berdasarkan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 50 orang dan melakukan penyitaan beberapa dokumen anggaran dana desa Limbung tahun anggaran 2020, Unit Tipikor Polres Lingga menetapkan AM  dan KMZ, sebagai tersangka korupsi.

“Penyidik juga telah melakukan koordinasi dengan APIP (Inspektorat Lingga) dalam rangka audit investigasi kerugian keuangan Negara dan berdasarkan audit tersebut didapat kerugian keuangan desa sejumlah Rp. 674.706.800,” tutur Kasat Reskrim, di Mapolres Lingga, Rabu (13/02/2021).

“Kerugian negara sejumlah Rp. 674 juta tersebut didapat dari sisa anggaran tahun 2020 dengan perinciannya yaitu  tidak dapat dipertangungjawabkan penggunaannya sejumlah Rp. 210 juta. Kegiatan pembangunan fisik yang penggunaannya tidak wajar sejumlah Rp. 420 juta, Insentif/Honor guru TPA/PAUD/Kader Posyandu/ Insentif RT/RW yang tidak dibayarkan, namun anggaran telah dicairkan sejumlah Rp 28,7 juta, insentif kegiatan keagamaan yang tidak dibayarkan namun anggaran telah dicairkan sejumlah Rp. 10,5 juta dan terakhir kegiatan fiktif sejumlah Rp 4,8 juta,”beber Kasat.

Lanjutnya, tersangka ditahan untuk 20 hari kedepan, serta tim penyidik juga sedang melakukan  asset tracing dari para tersangka guna melakukan pemulihan kerugian keuangan Negara cq Desa.

Terhadap tersangka AM dan KMZ, dijerat dengan ketentuan Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3  UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHPidan a dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara, ucapnya.

 

(R / DL)