Polres Labuhanbatu Amankan 5 Pengedar Sabu Jaringan Lintas Provinsi

0
2
Foto kelima pelaku yang diamankan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Peredaran narkotika jenis sabu jaringan Tanjungbalai, Rantauprapat hingga Torgamba, berhasil dilumpuhkan Satnarkoba Polres Labuhanbatu, setelah melakukan penyelidikan selama 2 pekan dengan menahan 5 pelaku.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu menjelaskan, penangkapan pelaku berawal saat tim berhasil meringkus Andre Jones Sitompul (25), warga Dusun Simpang Karo, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Pelaku ditangkap di Jalan Lintas Beringin Jaya, Kecamatan Torgamba, pada 28 Oktober 2021 lalu dengan barang bukti sabu seberat 1.4 gram brutto.

“Awalnya kita berhasil menangkap Andre di Jalan Lintas Beringin Jaya dengan barang bukti sabu seberat 1.4 gram brutto,”jelas Kasat, Kamis (11/11/2021), kepada wartawan.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap Andre, kata Kasat, petugas kembali berhasil menangkap pelaku Herman Simorangkir (34), warga Bagan Batu, Riau.

Herman ditangkap saat berada di lokasi kebun sawit Desa Beringin Jaya, Torgamba, dan menyita barang bukti sabu seberat 4 gram brutto.

“Hasil pengembangan awal dari pelaku Andre, kita berhasil menangkap Herman saat berada di lokasi kebun sawit di Desa Beringin Jaya,”kata Kasat.

Selanjutnya, petugas kembali bergerak dan berhasil mengamankan 3 pelaku lain di 3 lokasi yang berbeda. Ketiganya yakni Robert Hartono Sitorus (40), warga Desa Aek Batu Torgamba, Saiful Bahri Siregar (20)  dan Iqbal (20) Warga Kota Medan yang ditangkap saat bersama Saiful, di rumahnya, di Desa Aek Batu, Torgamba.

Dari ketiga pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti sabu 4.71 gram brutto, uang tunai Rp.700.000, tiga unit timbangan elektrik, 6 bungkus plastik klip besar dan 1 plastik Teh merk Guanyinwang warna hijau di rumah orangtua Saiful, di Afdeling Pasar VI, Desa Aek Raso.

Saat diinterogasi, jelas Kasat, pelaku Saiful mengaku sudah 4 bulan menjalankan bisnis haramnya. Dia sudah berhasil mengedarkan sabu sebanyak 3.5 Kg di Rantauprapat hingga Torgamba, Labuhanbatu Selatan. Saiful mengaku mendapat sabu dari Tanjungbalai, Asahan.

“Saat kita interogasi, Saiful mengaku mendapat barang dari Tanjungbalai. Kita kejar kesana, namun diduga bocor sehingga target tidak kita temukan. Maka tim baru kembali dari Tanjungbalai, Rabu, tanggal 10 semalam,”jelas Kasat.

Terhadap kelima pelaku akan dikenakan Pasal 114 Sub 112 Jo 132 UU RI No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

 

(Syafii Harahap)