Polres Labuhanbatu Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam, Ini Hasilnya

0
424
Polres Labuhanbatu razia sejumlah Tempat Hiburan Malam.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Sebanyak 93 orang personil gabungan, dipimpin Kabag Ops Polres Labuhanbatu, Kompol Wirhan Arif, melakukan razia di tempat hiburan malam yang ada di Kota Rantauprapat, pada Rabu malam (5/1/2022), muliai pukul 23.00 WIB dan berakhir hingga sekitar pukul 02.30 WIB.

Razia itu melibatkan personil Polres Labuhanbatu, Kodim 02/09 LB, Sub Denpom Rantauparapat, Dinkes, BPBD, Satpol PP dan Dinas Perizinan Labuhanbatu.

Sebanyak 8 tempat hiburan malam menjadi sasaran razia yaitu Hans Club Station Jl. Juang 45, OH Karaoke Jl Baru By Pass, Blink 99 Karaoke Jl Baru, Karaoke Rezeki Kinta E&D Jl Baru, RU Karaoke Jl Sanusi, Yessi Pijat Tradiosional Jl Sanusi, Salon Fuji Jl Imam Bonjol dan Salon Uina Jl Imam Bonjol.

Sebelum kegiatan, personil menerima arahan dari Kabag Ops Polres Labuhanbatu, Kompol Wirhan Arif.

Selanjutnya, tim bergerak menuju Hans Club Station dan melakukan test swab anti gen dan test urine terhadap 13 orang pengunjung dan termasuk pengelolanya.

Hasilnya, 7 orang urinenya positif mengandung  zat methapetamine yaitu berinisial BG  (36 Tahun), warga Jl Mesjid Lobusona, FR  (22 Tahun)  warga Aek Kanopan, AAR  (22 Tahun) warga Padang Matinggi, RF warga Dusun I Patumbak, MAL  (21 Tahun), warga Desa Janji, RR (31 Tahun), warga Perumahan Danau Balai dan RA (30 Tahun), warga Jl Perisai Bakaran Batu.

Saat ini, ke 7 orang terduga positif  urine itu masih dilakukan pemeriksaan di Sat Narkoba Polres Labuhanbatu untuk penyelidikan terkait sumber narkoba yang mereka konsumsi.

Petugas periksa urine pengunjung dan pengelolah Tempat Hiburan Malam.

Sementara dari hasil pemeriksaan urine pengelola Hans Club Station berinisial H  (46 Tahun), warga Kota Matsum Medan Area dinyatakan negate mengandung narkoba.

Dari hasil penggeledahan di Hans Station Club ,turut diamankan ratusan minuman beralkohol dari berbagai merk seperti Anggur Merah, Bir Guinness, Vibe Beacetea, Viber Exotic, Funca San Climente, Black Royal, Sozu dan Royal Berehouse.

Tim Sat Reskrim masih melakukan penyelidikan terkait izin peredaran miras di lokasi tersebut.

Sementara dari razia lokasi karaoke dan panti pijat yang lain tidak ditemukan adanya pengunjung dan sebahagian ada yang tutup.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti,  menghimbau para pemilik pemilik hiburan malam untuk ikut andil menjaga situasi kamtibmas dan bagi yang belum ada izin usaha agar segera mengurus.

Dan ini menjadi ranah dari Pemkab Labuhanbatu, katanya.

Kami selama ini disibukkan dengan dorongan warga untuk vaksinasi sesuai program Pemerintah yaitu membangun herd mmmunity masyarakat melalui vaksinasi dan target harus 70% dari sasaran yang telah ditetapkan secara nasional. Dan alhamdullilah untuk Kabupaten Labuhanbatu Raya sudah tercapai dan baru kemarin capaian dari Labusel sudah 70%, paparnya.

“Kami juga sampaikan, pemerintah telah menetapkan vaksinasi merdeka dengan sasaran anak usia 6 hingga 11 tahun dan dilaksanakan mulai hari ini hingga 14 hari ke depan. Kami mengajak seluruh warga masyarakat se Labuhanbatu Raya untuk berperan mendukung kegitan ini,”tutupnya.

 

(Syafii Harahap)