Polres Malra Sita Puluhan Kendaraan Hasil Operasi Patuh Siwa Lima Tahun 2020

0
89
Sejumlah kendaraan roda dua yang terjaring Operasi Patuh Siwa Lima Tahun 2020.
Dijual Rumah

Maluku Tenggara, buktipers.com – Puluhan kendaraan sepeda motor (roda dua), kembali disita Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Maluku Tenggara (Malra), Senin (27/7/2020).

Kendaraan yang ditilang petugas Lantas saat melaksanakan Operasi Patuh Siwa Lima, berjumlah 85 unit yang digelar sejak empat hari terakhir, terhitung sejak tanggal 23 Juli 2020, lalu.

Operasi ini, turut dihadiri Kanit Dikyasa, Ipda Ratu K. Wasiata ,S.Tr.K, gabungan Provos/POM TNI-AD,  AU, AL, Pers Lantas, dan lainnya.

Operasi kali ini, dipimpin langsung Kanit Turjawali Lantas Polres Malra, Ipda A. Sopacua.

Kegiatan didahului apel persiapan personil, di lapangan parkir Sat Lantas Polres Malra, sekitar pukul 10:20 WIT.

Operasi Mobile Hunting System, turut dilakukan Polisi dengan lokasi giat, di seputaran wilayah Kabupaten Malra yakni Jl. Dihir, Jl. Dr. Laimena, Jl. Trikora, Jl. Soekarno Hatta Ohoijang, Jl Telaver, dan Jl. Raya Baru Kolser, Pasar Langgur, Kecamatan Kei Kecil.

Berdasarkan operasi patuh yang digelar, penindakan pelanggaran lalulintas mencapai 22 perkara kendaraan yang ditilang. Sedangkan 10 kendaraan lainnya hanya diberikan teguran ringan.

Berdasarkan laporan atas keterangan Kepala Satuan Lalulintas Polres Malra, Iptu Jonas Paulus menyebutkan, bahwa dari puluhan kendaraan roda dua yang diringkus. diketahui tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan, Surat Ijin Mengemudi (SIM), maupun komponen-komponen kendaraan lainnya.

Kendaraan tersebut ditilang bedasarkan surat perintah dari Kapolres Malra, AKBP Alfaris Pattiwael SIK. MH, atas tindakan pelanggaran lalulintas yang dilaksanakan pengemudi dalam operasi tersebut.

“Tadi yang ditilang itu sekitar 20 kendaraan karena telah melanggar aturan lalulintas. Ada yang tidak SIM, STNK-nya tidak ada, tidak menggunakan helm sebagai pengaman, sehingga terpaksa kendaraannya kami tilang dan amankan di Polres,” ungkap Kasat.

Pantauan Sat Lantas, selama empat hari terakhir dengan menggelar operasi tersebut, banyak masyarakat belum patuh dan taat dalam berlalu lintas.

“Tadi saat operasi masih saja ada pengendara yang masih tidak menggunakan helm maupun kelengkapan kendaraan lainnya,” ucapnya sedikit kesal.

Dirinya berharap dengan penindakan yang dilakukan, masyarakat dapat berhati-hati dan tertib berlalulintas, sehingga terhindar dari kecelakaan dan pelanggaran lalulintas.

 

(Daniel Mituduan)