Polres Sergai Amankan Mobil Ormas yang Viral di Media Sosial, Ketua Ormas PBB Minta Maaf

0
28
Kapolres Sergai saat memberi keterangan kepada wartawan.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Pengemudi kendaraan yang viral di Facebook,  sekarang sudah kami amankan. Kendaraan tersebut disinyalir masyarakat melakukan pelanggaran lalulintas.

“Pertama yaitu terkait dengan nomor plat kendaraan yang seharusnya bernomor BK 1679 QD, kemudian menggunakan nomor BK 120 PBB. Setelah kita buktikan, bahwa mobil ini melanggar yang menggunakan plat nomor yang tidak semestinya,”ungkap Kapolres Sergai, AKBP Dr Ali Machfud didampingi Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Ghandi didampingi Kanit Laka, Ipda R Helmi dan Kanit Turjawali, Ipda Iman Mulyadi saat gelar konferensi pers kepada wartawan, di halaman Mapolres Serdang Bedagai, Sabtu (25/6/2022) sore.

Pelanggaran berikutnya, lanjutnya, warna kendaraan yang seharusnya warna silver dirubah menjadi sesuai gambar yang ada mobil tersebut.

Setelah kami melakukan pendalaman,  terkait kenapa mobil tersebut melaju kencang, ternyata memang benar, mobil ini digunakan oleh pengendara untuk menolong orang sakit. Kenapa mobil tersebut melaju kencang, ya pastinya memahami. Tapi karena memang ada aturan yang dilanggar tetap kami melakukan penindakan penilangan, tegas Kapolres.

“Selanjutnya untuk seterusnya terkait keabsahan kendaraan ini tetap kami lakukan pendalaman,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat jika memang memerlukan bantuan terkait dengan angkutan untuk orang sakit, maupun sejenisnya, pihaknya siap membantu.

“Jadi saya menghimbau gunakan mobil semana mestinya,”ujarnya.

Karena memang mobil ini tidak sesuai diperuntukannya dan maka tetap menilang. Kapolres juga menghimbau masyarakat, jika memerlukan bantuan polisi, silahkan hubung Call Center 110 atau datang langsung ke kantor Polisi untuk meminta bantuan terkait dengan kesulitan -kesulitan yang ada di masyarakat.

“Bahwa apa yang sudah disampaikan tadi yang dilakukan oleh saudara saudara kami dari PBB, melakukan pengangkutan orang sakit, dia menggunakan kendaraan memang tidak sesuai dengan yang semestinya dan viral,” terang Kapolres.

“Ini kami luruskan kendaraan tetap kami amankan dan dilakukan penilangan dan pengemudi kami perintahkan untuk standarkan kendaraan tersebut. Dan pasal dipersangkakan pasal 280 Jo pasal 68 ayat 1 tentang TNKB tidak sah dan pasal 287 ayat 4 Jo pasal 59 ayat 1 tentang penggunaan sirine tentang undang undang lalulintas,” tegas Kapolres lagi.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Ghandi SH didampingi Kanit Laka Polres Serdang Bedagai, Ipda R Helmi menambahkan, Satlantas Polres Serdang Bedagai sudah melakukan penindakan pelanggaran ataupun berupa tilangan terhadap mobil yang viral yang diduga milik salah satu oknum ormas.

“Kami sudah melakukan penindakan penilangan yang dipersangkakan dengan pasal 280 Jo pasal 68 ayat 2 yang tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau plat nomor regestrasi yang tidak sesuai dengan nomornya atau yang diperuntukanya yang seharusnya sesuai surat platnya dengan STNK dengan nomor polisi BK 1679 QD dan nyatanya dipasang dengan BK 120 PBB,” papar Kanit Laka.

“Saat ini sudah kita amankan di Kantor Satlantas Polres Serdang Bedagai dan sudah kita berikan surat penilangan,” tegas Kanit Laka.

Menangapi hal ini, Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Sergai, Welky R Simanjuntak, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang ada di Serdang Bedagai dan masyarakat Siantar.

“Saya selaku ketua organisasi yang mana mobil yang sudah viral di media sosial yang membawa anggota saya yang sudah menggangu masyarakat, saya minta maaf kepada masyarakat yang ada di Serdang Bedagai termasuk Siantar,” papar Welky R Simanjuntak.

“Namun dalam situasi tersebut, kendaraan tersebut membunyikan sirine, namun waktu itu, supir saya sedang membawa orang sakit, jadi karena supir melihat posisi jalan macet sehingga supir mencoba mencari solusi agar bisa pasien sampai dengan cepat,” ujar Welky.

“Kalau pun itu membuat masyarakat menjadi resah, saya selaku ketua Pemuda Batak Bersatu (PBB) Serdang Bedagai memohon maaf kepada masyarakat Serdang Bedagai dan Siantar, namun tujuan kami adalah untuk mengantar orang sakit,” papar Welky R Simanjuntak.

Ia menambahkan, bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis (23/6/2022), saat PAC PBB Pantai Cermin sedang menjemput orang sakit yang ada di Pematangsiantar menuju Kecamatan Pantai Cermin.

 

(ML.hrp)