Polres Sergai Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan, 17 Adegan Diperagakan Tersangka

0
230
Tersangka kasus pembunuhan, Ari Hartomo alias Tompel (22) saat rekonstruksi kasus pembunuhan, di depan JPU Kejari Sergai.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Satuan Reskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar rekonstruksi pembunuhan Sugeng (55), yang tewas kondisi bersimbah darah, dengan memperagakan 17 adegan, di Kantor Unit PPA Polres Sergai, Selasa (10/9/2019) siang tadi.

Dalam reka ulang ini, dihadirkan tersangka Ari Hartomo alias Tompel (22), warga Dusun 13, Desa Pulau Gambar Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Sergai yang didampingi Saiful Ikshan, SH, selaku penasehat hukum tersangka serta 2 (dua) orang saksi, diantaranya, Sutiwon alias Keling dan Agus Purba. Kemudian juga disaksikan langsung pihak JPU Kejari Sergai.

Usai gelar rekonstruksi, Kapolres Sergai, AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.Sos., SIK., M.Si, melalui Kasat Reskrim AKP Hendro Sutarno kepada wartawan mengatakan, bahwa ini dilakukan agar mengetahui kronologis peristiwa eksekusi dari pelaku, terhadap korban dan untuk menemukan titik terang atas terjadinya pembunuhan tersebut.

Reka ulang ini juga, kata AKP Hendro Sutarno, untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan, guna meyakinkan JPU, bahwa pelaku telah menghabisi nyawa korban.

“Pihak penyidik juga telah mempunyai keyakinan, bahwasanya pelaku telah melakukan perencanaan terhadap perbuatannya,”jelas Kasat.

Atas perbuatannya, pasal yang dipersangkakan 340 sub 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara hingga hukuman mati, pungkas AKP Hendro Sutarno.

Sebelumnya diberitakan, seorang keponakan, Ari Hartomo alias Tompel, warga Dusun 13, Desa Pulau Gambar Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Sergai, tega habisi nyawa pamannya sendiri.

Korban diketahui, bernama Sugeng (55), warga Dusun 13 Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, yang ditemukan bersimbah darah dengan posisi telungkup, didalam rumahnya sendiri, Rabu (24/7/2019) lalu, sekitar pukul 10.30 WIB.

Mendapat informasi dari masyarakat terkait insiden tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul langsung turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengambil keterangan saksi-saksi.

Tersangka kasus pembunuhan, Ari Hartomo (22), tertunduk saat rekonstruksi, di Mapolres Sergai.

Polisi juga turut mengamankan barang bukti, berupa 1 buah pisau dapur stenless tanpa gagang, 1  batang kayu bulat berukuran lebih kurang 2 meter, 1 batang kayu balok ukuran 2×2 m, 1 buah plat yang dilengkapi roda dan 1 buah sarung warna abu-abu.

Dan setelah petugas sampai di TKP, menemukan ada seorang mayat di dalam rumah yang belakangan diketahui bernama Sugeng dalam posisi tertelungkup dan kondisi tidak bernyawa lagi, serta kepala korban dalam keadaan pecah.

“Kemudian dilakukan olah TKP dan mengamankan TKP. Hasil penyelidikan di lokasi, korban mengalami luka pada kepala bagian belakang, hingga pecah dan batok kepala korban pecah serta otak berceceran, di lantai dan dinding,” jelas Kasat.

Lanjut Kasat Reskrim, beberapa saat kemudian dilakukan interogasi dan pengambilan keterangan terhadap saksi-saksi dan orang-orang yang berada di TKP, maka didapatkan keterangan dari saksi yang bernama Tusiwon menerangkan, bahwa dia mendengar ada suara ribut-ribut dari dalam rumah korban tersebut.

Namun karena takut, saksi hanya menilik dari luar, namun beberapa saat kemudian saksi Tusiwon merasa kegaduhan semakin jadi, maka saksi kemudian mendatangi rumah korban (TKP) dan melihat tersangka yang belakangan diketahui bernama Ari Hartomo alias Tompel, memegang sebatang kayu bulat yang keterangan sementara dihimpun, adalah tongkat korban yang dipakai sehari-hari karena korban mengalami cacat.

Keterangan saksi Tusiwon menerangkan, bahwa korban setelah saksi masuk dalam keadaan tertelungkup dan bersimbah darah serta kepala korbam dalam keadaan pecah terbelah dengan otak berceceran di lantai dan dinding dapur.

Kemudian setelah saksi melihat korban kedalam, tersangka langsung pergi meninggalkan saksi dan korban.

Selanjutnya saksi yang saat itu sangat syok, langsung memberi tahu kepada saksi Agus.

Dan saksi Agus pun melihat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa lagi dan memberitahukan kepada warga yang lain untuk meminta bantuan, papar AKP Hendro.

Ditambahkannya, berkat kerjasama dengan warga masyarakat, petugas yang dibantu warga sempat, mencari keberadaan tersangka dan akhirnya berhasil diamankan di Dusun 12, Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Sergai.

Dan untuk menghindari amukan massa, tersangka Tompel sempat diamankan di kantor Desa Pulau Gambar, namun demi keamanan, akhirnya tersangka diboyong ke komando Polsek Dolok Masihul.

“Motif sementara sakit hati, karena disuruh merawat korban yang merupakan paman tersangka yang mengalami cacat pada kakinya. Kemudian korban memanggil dengan suara keras dan memarahi tersangka. Sehingga tersangka sakit hati dan gelap mata memukul korban dengan balok kayu dan menikam perut korban hingga meninggal dunia,”tutup Kasat Reskrim.

 

(ML.hrp)