Beranda Hukum Polres Simalungun Ringkus 7 Spesialis Pencurian Roda Empat, 2 Lagi DPO

Polres Simalungun Ringkus 7 Spesialis Pencurian Roda Empat, 2 Lagi DPO

148
0
Konferensi pers kasus pencurian mobil di Mapolres Simalungun.(foto/hms)
Loading...

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Sindikat spesialis pencurian kenderaan roda empat yang sangat meresahkan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) berhasil diungkap Tim Reskrim Polres Simalungun, 7 diantara pelaku jaringan kejahatan itu berhasil diringkus, sedangkan 2 lagi status DPO.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan melalui Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP.Ruzi Gusman melalui konferensi pers yang digelar di Mapolres Simalungun, Rabu (27/2/2019) memaparkan, terungkap dan tertangkapnya kertujuh anggota sindikat spesialis kenderaan roda empat itu.

AKP.Ruzi Gusman mengungkapkan, ketujuh sindikat pencurian mobil itu, yakni, TR (25), DHZ (29), RTS(22), HSD (43), LA(25) kerlimasnya pendfuduk Kota Medan, dan dua lagi ZA (40) dan BA(23) penduduk Kabupaten Langkat. Sementara 2 orang lagi tercatat status DPO, inisial D dan S.

Baca Juga!  Kapolres Simalungun Pimpin Sertijab Kapolsek Perdagangan

Lerbih lanjut dijelaskan, pencurian yang dilakukan sindikat itu merupakan pidana pencurian dengan pemberatan, yang dilakukan secara berulang oleh para pelaku di wilayah hukum Polres Simalungun, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke- 3e dan 4e Jo. 65 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Terkuaknya kasus pencurian pemberatan ini sejak hari Rabu, tanggal 23 Januari 2019 sekira pukul 04.00 Wib.

Saat itu saksi korban Juliman Purba kehilangan mobilnya, Jeep Rocky warna Hitam BK-1940-TP yang parkir di depan rumah Hermanson Purba di Kelurahan Sondi Raya Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Para tersangka yang melakukan pencurian tersebut adalah TR, DHZ, LA, D dan S, dengan cara terlebih dahulu merusak karet kaca pintu depan mobil, selanjutnya merusak kunci stang menggunakan obeng.

Baca Juga!  Belum Semua PNS Korup Dipecat, KPK Minta Proses Dipercepat

Dari interogasi, juga terungkap, para pelaku ternyata telah menyikat mobil Mitsubishi Pick Up L-300 dari depan SPBU Tiga Runggu, dan kendaraan roda empat jenis L-300 dari jalan Asahan depan Korem.

Hingga kini, kedua kendaraan yang diambil pelaku belum dapat ditemukan karena tersangka ZA tidak kenal identitas dan alamat si pembeli.

Melalui pengembangan penyelidikan, terungkap dari keterangan para tersangka, bahwa selain melakukan pencurian di 7 TKP, juga telah melakukan pencurian kendaraan bermotor lainnya di beberapa tempat.

Atas ‘nyanyian’ tersangka TR dan ZA, ditemukan beberapa kendaraan yang telah diambil para pelaku, dan hingga saat ini penyidik Polres Simalungun menunggu kehadiran para korban yang telah membuat pengaduan tentang kehilangan kendaraan bermotor roda empat jenis Daihatsu Hiline Pick up, L-300 BOX, L-300 Pick Up, Taft GT, dan dianjurkan untuk membawa dokumen kepemilikan berupa STNK dan BPKB serta STPL.

Baca Juga!  Mobil Armored Water Canon Polres Simalungun Diturunkan, Bersihkan Jembatan Sidua - dua Parapat

Melalui keterangan persnya, Kasat Reskrim juga mengungkapkan, para tersangka setiap melakukan pencurian menggunakan mobil mini bus Daihatsu Xenia warna putih BK 1985 ZV yang dirental tersangka TR, dan alat untuk melakukan aksinya, para tersangka menggunakan obeng sebagai kunci palsu.

Terungkap hinggga tertangkapnya ketujuh sindikat itu, berjalan sukses di bawah komando Kasat Reskrim AKP. Ruzi Gusman dan Kanit Jatanras, Iptu Hengky B.Siahaan.(red)

 

Editor: Maris

Loading...