Polres Tebing Laksanakan Rekontruksi Kasus Pembunuhan Budi Santoso

0
1740
IMG-20171005-WA0004
Dijual Rumah

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi dibawa pimpinan Kasat Reskrim AKP M. Arif Batubara melaksanakan rekonstruksi kasus pembunuhan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Yusgi Sandra alias Toyib pada tanggal 24 Januari 2017 lalu, yang mengakibatkan tewasnya Budi Santoso alias Budong, Selasa (4/9) di Dusun 8, Desa Paya Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sergai.

Kasus pembunuhan dan penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 subs 354 subs 351 ayat (3) KUHP dengan tersangka Yusgi Sandra Alias Thoyib, sesuai LP / 06 / I / 2017 / T.T Tebing tgl 24 Januari 2017, pelapor a.n Misran.

Dalam rekontruksi tersebut dihadiri
Kasat reskrim AKP M. Arif Batubara, SH, SIK, Kanit Resum Ipda Nova Bhayangkara, pengacara Alfian H.D Dalimunthe, SH, Edwin A.O.L. Tobing, SH (JPU), Ester L.P Harianja, SH (JPU), Nurhawani (Kadus),Tukiman (Saksi), Mukti Prasetya (Saksi), dan Seluruh personil Sat Reskrim, Sabhara, Lantas.

Menurut keterangan Kasat Reskrim AKP M. Arif menuturkan Kronologis kejadian yang terjadi pada hari Senin, tgl 23 Januari 2017 lalu. Saat itu telah terjadi pembunuhan dan atau penganiayaan di Desa Paya Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sergai, tepatnya di dekat perlintasan rel kereta api yang mana pada saat itu korban Budi Santoso Alias Budong sedang melintas menggunakan kereta dan berpapasan dengan tersangka Yusgi Sandra Alias Toyib yang sedang berboncengan dgn istrinya.

Pada saat kejadian terjadilah pertengkaran mulut antara pelaku dengan korban, disebabkan tersangka mempunyai hutang kepada korban. Kemudian korban hendak memukul tersangka dengan helm korban, namun pelaku dapat mengelak pukulan korban.

Selanjutnya pelaku langsung mendekati korban dan mengambil pisau dari pinggang sebelah kiri korban dan langsung menusuk perut korban sebanyak tiga kali. Setelah itu, pelaku melarikan diri menggunakan keretanya dan membuang pisau yg digunakan di areal perkebunan sawit.

Kemudian korban dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi. Tapi karena korban mengalami luka parah, selanjutnya sekira pukul 22.00 WIB, korban dirujuk ke RS. Adam Malik Medan.

Namun sekira pukul 22.30 WIB di perjalanan tepatnya di daerah Kecamatan Lubuk Pakam, korban meninggal dunia dan langsung dibawa kembali ke Tebing Tinggi untuk dipulangkan ke rumahnya, jelas AKP Arif. (Dav/Red)