Polri Ambil Tindakan Tegas ke Oknum Polisi di Bali yang Palak Bule Rp 1 Juta

0
23
Foto: Irjen Argo Yuwono (dok. Divisi Humas Polri)

Jakarta, buktipers.com – Polri mengambil tindakan tegas terkait video viral oknum polisi yang meminta ‘uang damai’ kepada WNA pelanggar lalu lintas di Jembrana, Bali, hingga Rp 1 juta. Polri mengimbau warga untuk melapor bila menemukan oknum polisi yang berulah.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan bahwa kejadian pemalakan tersebut memang benar, namun terjadi pada pertengahan tahun 2019 yang lalu, oknum tersebut telah mendapatkan sanksi internal.

“Polri sudah mengambil tindakan tegas terhadap oknum Polri tersebut,” kata Argo dalam keteranganya, Kamis (20/8/2020).

Argo menegaskan tindakan oknum polisi tersebut tak dibenarkan dan Polri meminta maaf kepada masyarakat jika masih ada tindakan oknum Kepolisian seperti yang terjadi di Jembrana. Argo meminta agar masyarakat tidak perlu takut ataupun ragu untuk melaporkan jika menemukan oknum polisi seperti yang terjadi di Jembrana, Bali.

“Masyarakat silahkan melaporkan manakala ada tindakan oknum seperti di Jembrana,” tandas Argo.

Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa sebelumnya menjelaskan, oknum polisi tersebut merupakan anggota Polsek Pekutatan yang tengah melakukan razia di jalur Denpsar-Gilimanuk wilayah Pekutatan, Jembrana.

Pihaknya rutin razia di jalan utama tersebut karena Jembrana termasuk perlintasan barang atau orang dari Jawa ke Bali. Namun, sayangnya ada oknum polisi tak bertanggungjawab yang memanfaatkannya.

Tak lama setelah viral, Polres Jembrana menyelidiki kasus tersebut. Polres Jembrana, kata Gede telah memutasi oknum polisi itu dari Polsek Pekutatan ke Polres untuk keperluan pemeriksaan.

“Langsung tadi pagi saya dapat informasi jam lima, saya perintahkan Kasi Propam panggil. Yang bersangkutan saat ini saya sudah mutasi dari Polsek ke Polres dalam rangka pemeriksaan,” kata Adi Wibawa.

Menurut Wibawa, oknum polisi itu mengakui perbuatannya. Saat ini, polisi masih mendalami penggunaan uang Rp 900.000 yang diminta dari turis Jepang itu.

 

Sumber : detik.com