Polsek Datuk Bandar Amankan Pelaku Jambret

0
715
Dijual Rumah

BuktiPers.com – Tanjung Balao (Sumut)

Unit Reskrim polsek Datuk bandar meringkus seorang pelaku jambret Rinaldi Alias Renol (27) warga Jln. HM. Nur Kel. Pahang Kec.Datuk Bandar Kota Tanjung Balai.

Pelaku diamankan pada Kamis (O2/8/2018) malam di Jln. Al Wathoniah dengan Barang bukti berupa 1 buah tas sandang warna merah, 1 unit Hand phone merk Vivo type Y53 gold, uang tunai sebesar Rp.75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) dan 1 (satu) unit Sepeda motor honda beat warna hitam tanpa no pol .

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai SH S.I.K didampingi Kapolsek Datuk bandar AKP Ahmad Yani melalui kanit Reskrim Ipda Eko ady mengatakan, Pada hari kamis tgl 02 Agustus 2018 sekira pukul 20.30 wib di jalan Al Wathoniah Kel.Gading Kec.Datuk Bandar Kota Tanjung Balai telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan terhadap 1 (satu) buah tas sandang warna merah yang berisikan 1 (satu) unit Hand Phone merk Vivo type Y53 Gold dan uang tunai sebesar Rp 75.000,- ( tujuh puluh lima ribu rupiah) milik pelapor, yang dilakukan oleh korban atas nama ADE PUTRI, Pr, 21 thn, Islam, Wiraswasta, Dsn.II Desa Sei Nangka Kec.Sei Kepayang Barat Kab.Asahan. dengan cara yang mana sebelumya Ade dengan mengendarai 1 (satu) unit sepeda motor miliknya melintas di jalan Al Wathoniah Kel.Gading Kec.Datuk Bandar.

tiba-tiba tanpa di duga Ade yang seorang diri yang juga mengendarai 1 (satu) unit sepeda motor honda beat warna hitam tanpa no.pol dengan menggunakan tangannya menarik 1 (satu) buah tas milik Ade yang saat itu sedang disandang oleh pelapor hingga tali tas tersebut putus, sehingga Ade terjatuh dari atas sepeda motor dan mengalami luka-luka. Mengetahui kejadian tersebut, personil unit Reskrim Datuk bandar yang sedang melaksanakan patroli bersama dengan saksi Nispu Syahbandi menendang sepeda motor yang di kendarai tersangka hingga terjatuh dan pihak Reskrim polsek datuk bandar mengamankan barang bukti tersangka serta membawa korban ke rumah sakir “ujarnya

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian lebih kurang Rp 2.600.000,- (dua juta enam ratus ribu rupiah) Saat ini polisi masih mengembang kan peristiwa tersebut. (M. Gani)