Polsek Firdaus Ungkap Pelaku Pembobol Sekolah Jam’iyatul Washliyah Sei Rampah

0
2
Foto pelaku yang diamankan Polisi.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Hanya kurun waktu 2 pekan, Unit Reskrim Polsek Firdaus berhasil mengungkap pelaku kasus pembobol Sekolah Dasar Swasta Jam’iyatul Washliyah, di Dusun III Simpang Bedagai, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, Minggu (3/4/2022), sekitar pukul 18:40 WIB.

Pelaku yang diamankan yaitu Andreas Epidonta Pasaribu alias Andre (22), warga Dusun IV Pangkalan Budiman, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah,  dari kediamannya, Kamis (14/4/2022) lalu, pukul 11:00 WIB.

Kapolres Sergai, AKBP Dr Ali Machfud melalui Kapolsek Firdaus AKP Idham Halik didampingi Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Ipda Supriadi, Jumat (15/4/2022), membenarkan penangkapan pelaku pencurian, di sekolah Dasar Swasta Jam’iyatul Washliyah Sei Rampah.

Idham Halik mengatakan, bahwa penangkapan pelaku atas menindaklanjuti laporan korban yaitu pihak sekolah swasta Jam’iyatul Washliyah Sei Rampah ke Polsek Firdaus sesuai LP Laporan Polisi Nomor : LP/B/50/IV/2022/SPKT/ Polsek Firdaus/Polres Sergai/Polda Sumut, tanggal 04 April 2022.

“Hanya kurun 2 Minggu, pelaku berhasil ditangkap tim Reskrim Polsek Firdaus di kediamannya, di Dusun IV Pangkalan Budiman, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Kamis (14/4/2022), sekitar pukul 11:00 WIB,” papar Kapolsek.

Kronologis kejadian tersebut, jelasnya, terjadi pada hari Minggu (3/4/2022) lalu, sekitar pukul 18:40 WIB, dimana pelapor yang sedang berada di rumah, diberitahu saksi Sahbudin dan M. Adi Wira melalui seluler dan menerangkan, bahwa rumah sekolah Alwasliyah Sei Rampah dibobol maling.

Atas laporan tersebut, korban menuju ke tempat kejadian (sekolah-red) untuk membuktikan kebenarannya. ” Setiba di lokasi, korban melihat ternyata dinding pagar sekolah yang terbuat dari tepas dan bagian seng belakang rumah sekolah dalam terbuka kondisi rusak,”ujarnya.

Kemudian, korban bersama saksi langsung mengecek bagian dalam ruangan sekolah dan terlihat buku – buku bacaan pelajaran sekolah seperti  satu buah liespeakher merk Diamond Antrolly warna hitam, 12 batang besi bangunan sekolah yang terletak di luar Kantor Sekolah sudah dalam kondisi hilang yang diduga dibawa kawanan pencuri yang tidak diketahui identitasnya.

“Dugaan pelaku masuk kedalam sekolah dengan cara merusak pagar dinding belakang sekolah, kemudian masuk kedalam kantor sekolah melalui pintu kantor yang tidak dikunci,” ujarnya.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Firdaus guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Dan tersangka dikenakan pasal 363 KHUPidana dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara,” pungkas AKP Idham Halik.

 

(ML.hrp)