Polsek Parapat Amankan Terduga Maling Loudspeaker Gereja Katolik

0
736
Pria ini diduga mencuri lodspeaker milik Gereja Katolik di Parapat.(foto/ist)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Personil kepolisian dari Polsek Parapat, Polres Simalungun mengamankan seorang pria yang diduga mencuri loudspeaker dari Gereja Katolik. Terduga maling itu berinisial SHtb alias Kueng (36) penduduk Jalan Besar Balige-Parapat, Kelurahan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun saat ini dalam proses pemeriksaan di ruang penyidik.

Sumber dari kepolisian melalui pesan digital, Selasa (11/12/2018) mengatakan, Polisi juga menyita barang bukti hasil curian, berupa dua unit loudspeaker ukuran besar merek Craft dan dua unit loudspeaker ukuran sedang merek BMB.

Dijelaskan, pencurian itu terjadi hari Sabtu tanggal 8 Desember 2018 sekira pukul 19.00 Wib.

Pelapor Darma Doni Fernando Silalahi (43) seorang PNS sekaligus pengurus Gereja Katolik, mendapat laporan dari Mangihut Pakpahan yang memberitahukan londspeker milik Gereja Katolik Santo Petrus Girsang, Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon sebanyak enam unit telah hilang dari tempatnya.

Kemudian pelapor menemui saksi Herrianto Sinaga dan menceritakan kejadian pencurian loudspeaker tersebut, kemudian kasusnya dilaporkan ke Polsek Parapat.

Menindaklanjuti laporan pihak gereja itu, Minggu tanggal 9 Desember 2018 sekira pukul 17.00 Wib, personil Polsek Parapat  melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melakukan penyelidikan di TKP.

Kemudian polisi mendapat kabar keberadaan tersangka SHtb alias Kueng di sebuah kedai tuak milik Mak Bosi, Pasar Japang, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Bobby Wijayanto melakukan pengintaian di kedai tersebut, setelah mengintai selama 2 jam, sekira pukul 19.00 Wib polisi berhasil meringkus tersangka yang diduga sebagai pelaku pencurian.

Setelah diinterogasi di lapangan, tersangka mengakui dan menunjukkan keberadaan barang bukti disimpan di rumah temannya inisial EG, di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa.

Dikejar ke lokasi penyimpanan barang bukti tersebut, polisi berhasil menemukan barang bukti sebanyak 4 unit loudspeaker dengan ukuran sedang dan besar, sementara teman pelaku tidak berhasil ditemukan di rumahnya.

Tersangka yang diduga melakukan pencurian tersebut dikenakan ancaman pencurian pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP.(hms)

 

Editor : Maris