Beranda Kriminal Presiden Jokowi Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah bagi Warga Kawasan Danau Toba

Presiden Jokowi Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah bagi Warga Kawasan Danau Toba

101
0
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berbincang dengan warga dalam acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Samosir, Sumatera Utara, Selasa (30/7/2019). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Samosir, buktipers.com – Presiden Joko widodo membagikan 1.000 sertifikat tanah bagi warga di tujuh kabupaten dan kota yang mengelilingi Danau Toba, Sumatera Utara, Selasa (30/7/2019). Pembagian ini pun menjadi hal yang paling dinanti-nantikan warga setempat.

Pantauan di lokasi, Presiden Jokowi beserta rombongan disambut 1.000-an warga begitu tiba di Lapangan Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Warga sangat antusias dengan kedatangan Presiden.

Sertifikat ini diberikan Presiden bagi masyarakat yang selama ini tidak memiliki bukti sah atas tanah yang ditempati maupun digarap untuk kegiatan pertanian.

Presiden Joko widodo membagikan 1.000 sertifikat tanah bagi warga di tujuh kabupaten dan kota yang mengelilingi Danau Toba, Sumatera Utara, Selasa (30/7/2019).

Salah satu warga penerima sertifikat tanah Genjes Berutu mengungkapkan, dia telah lama menantikan momen tersebut. Nantinya, sertifikat tersebut akan dijadikan sebagai harta peninggalan untuk anak cucu. Selain itu, dia berencana untuk menjadikannya sebagai jaminan mendapat modal guna membiayai pendidikan anaknya.

Baca Juga!  Orasi Mujahid 212 Turunkan Jokowi Dianggap Basi

“Ini untuk peninggalan ke anak-anak. Kalau sudah tua nanti, ada sertifikat untuk mereka agar bisa bermanfaat. Ini juga akan digunakan untuk kebutuhan anak bersekolah,” kata warga asal Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

Warga lainnya Timbul Panjaitan mengaku, kendati sertifikat ini bisa diagunkan ke bank sebagai modal usaha, namun baginya keabsahan surat ini yang paling utama. Karena kini dia bisa memiliki jaminan kepemilikan hak atas tanah yang selama ini ditempatinya.

“Prosesnya setelah menyerahkan ke kelurahan, terus mereka yang melanjutkan untuk pengurusannya. Pertama keabsahan surat kepemilikan tanah yang paling penting. Soal untuk dijadikan modal, saya masih mau belajar dulu memulai usaha. Harapan saya saat ini mendapat hak atas kepemilikan tanah. Itu prioritas utama,” ujar warga Kecamatan Parapat, Kabupaten Simalungun.

Baca Juga!  Pulbaket Puldata, Buntut Panjang Pemotongan Dana PAUD Pringsewu

 

Sumber : iNews.id

Loading...