Pria Beristri Ini Ditangkap Polisi, Setubuhi Tetangga hingga 10 Kali

0
13
Jumpa pers Polresta Probolinggo/Foto: M Rofiq
Dijual Rumah

Probolinggo, buktipers.com – Pria beristri di Kota Probolinggo menyetubuhi gadis berusia 16 tahun. Korban merupakan tetangga pelaku.

Korban aksi persetubuhan dan pelaku merupakan warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Pelaku berinisial MST (44) mengaku tega menyetubuhi gadis di bawah umur itu karena korban sering main di rumahnya.

Perbuatan asusila itu dilakukan hingga 10 kali. Sejak Februari 2019 dan yang terakhir pada Sabtu (26/9).

Aksi bejat pelaku terbongkar setelah gadis itu melapor ke orang tuanya. Perbuatan asusila itu langsung dilaporkan ke Polsek Kademangan. Namun karena tergolong kasus perlindungan anak, maka laporan dilanjutkan ke Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Probolinggo Kota.

Untuk memperkuat bukti pencabulan, korban yang sudah putus sekolah ini langsung dilakukan visum. Dengan hasil visum tersebut, pelaku langsung ditangkap dan dimasukkan ke sel tahanan guna proses hukum lanjutan.

Di hadapan polisi, pelaku mengaku tergiur kemolekan tubuh korban. Habis berhubungan badan, korban diberi uang Rp 250 ribu. Persetubuhan terulang hingga 10 kali.

“Awalnya korban sering bermain ke rumah, dan awal kejadian di Bulan Februari tahun 2019. Sehabis melakukan hubungan intim diberi uang Rp 250 ribu dan seterusnya sampai 10 kali. Selalu diberi uang jajan dan terakhir Sabtu (26/9) terus ditangkap polisi,” jelas MST, Rabu (7/10/2020).

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pakaian dalam dan baju lengkap milik korban. Serta surat pernyataan yang ditulis oleh pelaku.

Kompol Teguh Santoso, Wakapolres Probolinggo Kota mengatakan, atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 81 sub Pasal 82 UUD RI No 35 Tahun 2014. Dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“Pelaku bejat melakukan aksi tidak terpuji sebanyak 10 kali, dengan motif pelaku sehabis mencabuli dengan memberikan sejumlah uang ke korban. Pelaku terancam hukuman penjara selama 15 tahun,” kata Kompol Teguh.

Pihak kepolisian mengimbau setiap orang tua untuk selalu menjaga buah hatinya. Agar kejadian serupa tidak tidak dialami anak lainnya.

 

Sumber : detik.com