Beranda Siantar Pria Ini Dipelor Unit Jatanras Polres Simalungun, Diduga Menghabisi Nyawa Ngatiyem di...

Pria Ini Dipelor Unit Jatanras Polres Simalungun, Diduga Menghabisi Nyawa Ngatiyem di Kebun Laras

285
0
Melawan dan coba melarikan diri, kaki pria ini ditembak Jatanras Polres Simalungun. Diduga pelaku pembunuhan Ngatiyem.(foto/ist/kolaseBP) ,
Loading...

Buktipers.com – Simalungun

Pria berisinisial Sam alias Senen alias Yudi (45) penduduk Nagori Margomulyo, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun terpaksa dilumpuhkan personil Unit Jatanras Polres Simalungun dengan timah panas.

Sebutir peluru menerjang kaki kanannya karena mencoba melarikan diri dengan cara melakukan perlawanan saat diringkus.

Pria ini diringkus sebagai terduga pelaku pembunuhan berencana. Korbannya adalah Ngatiyem, yang jasadnya ditemukan tanggal 19 Maret 2019 lalu dengan posisi telungkup bersimbah darah, di lahan perkebunan Afd.IV PTPN IV, Kebun Laras, Desa Silou Bayu, Kecamatan Gunung Maligas.

Informasi diperoleh Buktipers.com dari pihak kepolisian, kronologis penangkapan terduga pembunuhan berencana itu, bermula hari Minggu (14/4/2019) sekira pukul 23.00 Wib.

Saat itu personil Jatanras Polres Simalungun, mendapatkan informasi mengenai ciri-ciri tersangka dari saksi kunci.

Baca Juga!  Polsek Tanah Jawa Amankan Perayaan Natal Oikumene 2018

Selanjutnya, Tim Unit Jatanras melakukan pencarian, dan melihat keberadaan seorang pria melintas di Jalan Thamrin Kota Pematangsiantar, ciri-ciri pria ini persis dengan yang diungkapkan saksi kunci itu.

Tanpa buang waktu, Tim Unit Jatanras melakukan pengejaran. Pria yang diduga sebagai tersangka pembunuhan itu dihentikan di Jalan Sutomo, Keluraha Dwikora Kota Pematangsiantar, tepatnya di Sutomo Square.

Setelah diinterogasi, tersangka tak dapat mengelak dan mengakui perbuatannya telah menghabisi nyawa korbannya bernama Ngatiyem tiga pekan lalu di perkebunan Afd III PTPN IV, Kebun Laras.

Selanjutnya  Tim Unit Jatanras melakukan pengembangan untuk menunjukan barang-barang bukti terkait pembunuan tersebut, namun pada saat dilakukan pecarian barang bukti,  tersangka berupaya melawan petugas dan melarikan diri.

Baca Juga!  DPD PNTI Danau Toba Minta Nelayan Lepas Udang Lobster yang Belum Layak

Petugas kepolisian dengan sangat terpaksa melakukan tindakan  tegas terukur, dengan melakukan tembakan pada  kaki kanan tersangka.

Tersangka pun tersungkur dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Dr.Jasmen Saragih Pematang Siantar guna di lakukan perawatan.

Kasus pembunuhan ini tercatat dalam Laporan Polisi No: LP/ 10 / III /2019/SU/SIMAL /SEK-BANGUN, 19 Maret 2019.

Berikut barang bukti yang ditemukan di TKP, 1 helai baju kaos motif bunga warna biru, 1 celana dalam warn krem, 1 BH warna hitam, 1 celana pendek motif kotak-kotak warna biru, 1 ikat rambut warna merah, sepasang sepatu Cats warna hitam les putih, sebuah tas warna coklat merk Spirit, 1 gunting bergagang warna merah, 1 gunting kecil warna silver, 2 HP Merek Mito warna hitam dan putih. KTP An.Tukini dan KTP An.Musiran.

Baca Juga!  Pangulu Nagori Sibaganding Ajak Warga Sadar Wisata dengan Kembangkan Potensi Desa

Dari tersangka juga ditemukan barang bukti sebilah pisau bergagang kayu berukuran kurang lebih 15 Cm, cocok dengan perkiraan hasil Otopsi sebagai alat yang digunakan tersangka membunuh korbannya, -1 HP Merk Nokia dengan No.HP 08526023**** dan No.Imei1: 35812505084****, Imei2: 35812505084****.

Satu unit sepeda motor Honda Revo Fit warna Hitam Les Merah No.Pol BK 3496 TBI (Sesuai Hasil CCTV), -1 helm warna hitam merek Honda, 1 baju kaos motif garis-garis warna merah, hitam, putih, abu-abu merek Noface (sesuai dengan CCTV), 1 celana panjang warna biru merek Loeiss (sesuai dengan CCTV), 1 tas sandang warna hitam merk Giorgio Armani (sesuai dengan CCTV).(hms/red)

 

Editor: Maris

 

Loading...