Pria Ini Jagonya Melarikan Barang Orang Lain, Ujungnya Ditangkap Juga

0
151
Mujiono alias Tri (kanan) saat diamankan personel Polsek Helvetia karena ketahuan melarikan sepeda motor, Kamis (27/6/2019). Tribun Medan/Sofyan Akbar
Dijual Rumah

Buktipers.com – Medan (Sumut)

Mujiono alias Tri (35) terpaksa merasakan dinginnya sel sementara pihak Polsek Helvetia.

Warga Kape Pasir Mulus Desa Margamulya, Kecamatan Pangelangan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, diamankan personel Polsek Helvetia karena nekat menggelapkan sepeda motor milik Pinta Yusro Suryati.

“Itu sepeda motor yang digelapkan punya orang yang memberikan dia tumpangan rumah. Makanya korban sangat heran dan tidak menyangka,”kata Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Hj Trilla Murni didampingi Panit Reskrim, Iptu Sahri Sebayang, Kamis (27/6/2019).

Jadi, sambung Trila, Mujiono ini menumpang di rumah Pinta yang berada di Jalan Budi Luhur Gang Anggrek Nomor 1, Kelurahan Sei Sikambing C II, Kecamatan Medan Helvetia.

Trila Murni mengaku, pihaknya berhasil mengamankan tersangka berdasarkan tindak lanjut laporan korban yang kehilangan ponsel, laptop dan satu unit sepeda motor pada Rabu (12/6/2019).

Trila Murni menceritakan Mujiono tinggal di rumah Pinta dikarenakan korban (Pinta) merasa iba melihat pengakuan tersangka kehilangan uang dan tidak punya pekerjaan selama tinggal di Kota Medan.

“Karena itu, korban memperbolehkan tersangka untuk tinggal sementara di rumahnya” terang mantan Wakasat Lantas Polrestabes Medan ini.

Dikatakan Trila, saat kejadian, tersangka meminjam sepeda motor korban untuk mengambil uang di ATM.

“Ini awalnya dan korban mencari alasan untuk mengambil uang di ATM. Padahal biar dia bisa mencuri motor korban,”katanya.

Namun, kata Trila, setelah ditunggu korban, tersangka tidak kunjung datang.

“Korban panik dan lihat laptop serta ponsel miliknya sudah tidak ada di tempat semula,”ujar wanita dengan melati satu di pundaknya ini.

Tidak terima barang barangnya hilang, aku Trila, korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Helvetia.

“Kita pun langsung lakukan penyelidikan dan akhirnya tersangka bisa diamankan.

Kita menjerat tersangka dengan Pasal 362 dan 372 KUHPidana,”katanya.

 

Sumber : tribunnews.com