Pria Paruh Baya Ditemukan Sekarat di Siantar, Tapi Enggan Sebutkan Nama dan Asalnya hingga Meninggal

0
1
Polisi mengevakuasi Mr X yang diperkirakan berisi 50 tahun lebih setelah terlihat sekarat di perladangan warga, Sabtu (23/4/2022). HO
Dijual Rumah

Siantar, mitrabhayangkara.com – Pria paruh baya yang ditemukan sekarat di perladangan Jalan Batu Permata Raya, depan Perumahan Herowin, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar telah meninggal dunia, Senin (25/07/2022).

Pria tanpa identitas itu meninggal di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Djasamen Saragih Kota Siantar setelah dua hari perawatan.

Kabar kematian Mister X ini disampaikan Wakil Direktur RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar, dr Ferry Duan Purba.

Ia menyebut Mister X enggan menjawab saat ditanyai nama dan asalnya saat sempat sadarkan diri.

“Sudah meninggal tadi pagi. Meski kemarin, Minggu, Mr X itu telah sadarkan diri, namun saat dipertanyakan identitasnya, ia tidak berkenan menjawab. Diam saja dia saat ditanya nama dan asalnya,” ujar Ferry Duan.

Ferry Duan, menyampaikan, pasien tak dikenal itu sempat meminta teh manis, setelah sebelumnya diberi makan, serta pakaiannya diganti oleh perawat.

Oleh perawat, teh manis itu pun diberikan dan habis diminum.

“Kondisi kesehatan Mr X sangat buruk. Ia menderita anemia (kekurangan darah) dan kekurangan kadar gula (hipoglikemi). Hemoglobinnya 2 gram/L,” tambahnya lagi.

Selain anemia dan hipoglikemi, di bagian tubuh korban juga banyak ditemukan ulat. Namun Mister X itu juga tidak mau diinfus.

Sementara itu, Kepala Instalasi Forensik (Kamar Jenazah) RSU dr Djasamen Saragih, dr Reinhard Hutaean mengatakan, Mister X tersebut meninggal karena penyakit kronis yang dideritanya.

Saat ini, jasad (jenazah) Mister X ditempatkan di peti es kamar jenazah, untuk menunggu kehadiran keluarganya.

Adapun ciri-ciri Mr X itu, diantaranya, tinggi 165 cm, tubuh kurus, rambut hitam kekuningan dan usia sekira 40-an tahun.

Nantinya, ungkap dr Reinhard, keberadaan almarhum ini akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Siantar.

Bila kemudian tidak ada juga keluarga yang datang ke Instalasi Jenazah RSU dr Djasamen Saragih, maka jenazah akan tetap dikebumikan.

“Lalu Dinsos (P3A) yang menetapkan ini dikubur dengan status Mr X. Nanti di mana dikubur, bisa di sini (lokasi pekuburan Mr X), atau di tempat lain, terserah Dinsos,” tutup dr Reinhard.

 

Sumber : tribunnews.com