Program Kerja 100 Hari, Kadisdikpora Lingga Gencar Lakukan Kunker ke Sekolah

0
12
Kadisdikpora Lingga bersama rombongan saat kunjungi sekolah.
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadisdikpora) Lingga, H. Armia S.Pd.,M.IP, laksanakan program 100 hari kerja dengan melakukan pemantauan langsung ke sekolah – sekolah, di wilayah Kabupaten Lingga, Kepri.

“Kegiatan 100 hari kerja yang kita lakukan untuk wilayah pulau Dabo  sudah berlangsung di beberapa Kecamatan yakni, Kecamatan Singkep Selatan, Kecamatan Singkep Barat, dan Kecamatan Singkep,”ujar H. Armia melalui telepon seluler, pada Rabu (26/01/2022), lalu.

Lanjutnya, pihaknya harus tampil ekstra keras dalam melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah di 13 Kecamatan yang ada.

Kadisdikpora Lingga bersama rombongan saat kunjungi sekolah.

“Pelaksanaan giat pemantauan secara langsung ke setiap sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Lingga kita ini, bertujuan agar kita dapat secara langsung melihat apa saja permasalahan yang terjadi dan dihadapi pihak sekolah, mulai dari keadaan fisik bangunan gedung sekolah hingga permasalahan jumlah tenaga pengajar/pendidik hingga kelengkapan administrasi maupun sistim proses pembelajaran yang dilakukan pihak sekolah,” papar Armia.

Selain itu, bertepatan awal tahun anggaran 2022 juga, kita ingin mendata secara langsung sekolah mana yang wajib didahulukan atau diprioritaskan, mulai dari sarana maupun prasarana agar dalam hal proses belajar mengajar bisa berjalan optimal dan terjaga dengan baik.

Sehingga mutu dunia pendidikan di Kabupaten Lingga yang lebih dikenal dengan Negeri Bunda Tanah Melayu kita ini menjadi lebih baik lagi, kata Armia.

“Saat kunjungan kerja di Kecamatan Singkep, selain saya sendiri selaku Kadisdikpora Lingga, juga ikut bersama dalam rombongan bidang Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) Disdikpora Lingga, Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Disdikpora Lingga, dan Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Disdikpora Lingga. Giat kita laksanakan dari sekolah Taman Kanak-kanak (TK) hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP),”tutup Armia.

 

(R/DL)