Beranda Hukum Propam Periksa 3 Oknum Polisi soal Rentetan Tembakan Meriahkan Pesta Nikah

Propam Periksa 3 Oknum Polisi soal Rentetan Tembakan Meriahkan Pesta Nikah

122
0
Ilustrasi tembakan. (Net)

Lampung, buktipers.com – Tiga oknum polisi mengeluarkan serentetan tembakan senjata api di sebuah pesta pernikahan di Kotabumi, Lampung Utara. Ketiga oknum tersebut saat ini diperiksa oleh Propam Polda Lampung.

“Untuk saat ini ketiga oknum tersebut masih diperiksa di Bidang Propam Polda Lampung untuk didalami apakah mereka melakukan pelanggaran disiplin,” kata Kabid Humas Polda Metro Lampung AKBP Zahwani Pandra Arsyad sat dihubungi detikcom, Kamis (19/9/2019).

Pandra mengatakan, Propam akan mendalami terkait penggunaan senjata api oleh ketiga oknum tersebut. Untuk diketahui, penggunaan senjata api polisi mengacu pada Perkap No 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian.

Dalam peraturan tersebut, diatur prinsip-prinsip penggunaan senjata api dalam tindakan kepolisian. Peraturan tersebut juga mengatur tahapan penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian, di mana penggunaan senjata api adalah tindakan terakhir.

Baca Juga!  Bu Jaksa Penelantar Anak Juga Terbukti Selingkuh dengan Dosen

“Bahwa dalam Perkap tersebut diatur penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian itu mulai dari kehadiran anggota Polri, kemudian kekuatan dalam bentuk suara; penggunaan kekuatan tangan lunak; penggunaan kekuatan tangan keras; kelima penggunaan alat kepolisian seperti pentungan, tongkat, spray dan keenam baru penggunaan kekuatan senpi apabila membahayakan diri pribadi dan juga masyarakat lainnya,” beber Pandra.

Terkait penggunaan senjata api dalam pesta pernikahan oleh ketiga oknum polisi itu sendiri, Pandra memastikan bahwa hal itu bertentangan dengan Perkap No 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian dan Perkap No 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsin dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Republik Negara Indonesia.

Baca Juga!  Pemprov Aceh Cabut Rekomendasi Izin PT EMM

“Nanti akan didalami oleh Propam apakah mereka melanggar disiplin dan kode etik, ini yang akan didalami,” tuturnya.

Penyidik Propam juga akan mendalami berapa banyak peluru yang digunakan oleh ketiga oknum dalam aksi tersebut. Untuk diketahui, tembakan dikeluarkan tidak hanya sekali, tetapi berulang kali.

“Ya termasuk berapa selongsong peluru, berapa peluru yang dipakai, itu nanti akan didalami oleh Propam,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, ketiga oknum ini mengeluarkan rentetan tembakan ke udara dalam pesta pernikahan di rumah keluarga Firdaus Amir di Jalan Abrati, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara. Di tengah prosesi pernikahan tersebut, dilangsungkan tradisi Begawi yakni pemberian gelar adat Lampung (sutan/pangeran) dari ketua adat.

Baca Juga!  Wartawan Lingga Minta Humas Kominfo Pemkab Transparan Peruntukan Dana Publikasi

Dalam prosesi tersebut, ada kegiatan adat turun mandi yang dilaksanakan pada Minggu (15/9). Pada saat adat ini, yang diberi gelar adat keluar dari rumah dan tradisinya disambut dengan kemeriahan, bunyi-bunyi letusan yang biasanya menggunakan mercon.

Namun karena tidak ada mercon saat itu, sehingga 3 oknum polisi tersebut mengeluarkan rentetan senjata api. Ketiga oknum tersebut disebut hadir di situ karena masih bagian dari keluarga yang menggelar acara tersebut.

 

Sumber : detik.com

Loading...