Beranda Nasional Proyek Irigasi DI Raya Timuran Disebut Tidak Tepat Guna

Proyek Irigasi DI Raya Timuran Disebut Tidak Tepat Guna

876
0
FB_IMG_15004647470506993

Bukti Pers – Simalungun (Sumut)

Pembangunan maupun perbaikan jaringan irigasi atau pengairan biasanya berpedoman pada asas faedah dan efesiensi serta tepat guna. Apalagi menggunakan sumber dana APBD yang nyata-nyata sangat tidak mencukupi untuk menampung seluruh kebutuhan pembangunan infrastruktur yang mendesak.

Anehnya di Nagori Moho, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun sedang berlangsung pembangunan oleh Dinas Pemberdayaan Sumber Daya Air dan Permukiman (PSDA Permukiman) yang dinilai tidak tepat guna dan kurang bermanfaat bagi peningkatan maupun pemberdayaan pertanian warga.

Proyek dengan anggaran Rp 1,1 Miliyar ini sepertinya lebih menguntungkan pihak PTPN IV Medan Unit Kebun Bah Jambi karena bangunan tersebut tepat pada batas HGU.

Baca Juga!  Kanker Paru-Paru Sutopo Dikabarkan Memburuk, Berapa Lama Penyebarannya?

Seorang warga yang mengaku bermarga Turnip kepada Bukti Pers, Rabu (19/7/2017) mengatakan bahwa proyek tersebut sama sekali tidak bermanfaat bagi petani karena daerah yang akan dialiri nantinya tidak terdapat lahan pertanian warg.

Amatan di lapangan, selain dinilai kurang tepat guna, pelaksanaan proyek ini terdapat berbagai kejanggalan. Selain kualitas maupun ukuran diragukan, ada bangunan ditempelkan pada bangunan yang lama. (01/Red)

Loading...