Proyek PSDA Sergai Diduga Asal Jadi

0
116
Proyek jaringan irigasi, diduga dikerjakan asal jadi. (Foto/ML.hrp)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Sergai (Sumut)

Proyek jaringan irigasi, diduga dikerjakan oknum anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), terkesan asal jadi.

Pasalnya, proyek berlokasi di Dusun V, Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu, yang dikerjakan tahun 2016 lalu, menggunakan dana APBD, dengan anggaran hampir Rp1 M, saat ini terlihat sudah rusak.

Informasi dihimpun awak media, Rabu (3/7/2019), di lokasi jaringan irigasi, diketahui jika pengerjaan proyek pembangungan jaringan irigasi tersebut dilakukan oleh oknum anggota DPRD Sergai.

Hasil pantauan awak media di lapangan, juga terlihat, jika bangunan tembok jaringan irigasi tersebut sudah rusak, bahkan pembanguan irigasi diketahui tidak memakai lantai.

Seorang warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya saat ditemui awak media di lokasi, membenarkan jika proyek jaringan irigasi tersebut, dikerjakan pada tahun 2016 lalu, dengan menggunakan anggaran yang terbilang cukup besar.

“Kalau tidak salah, proyek ini milik oknum anggota DPRD Sergai yang masih aktif hingga sekarang. Hal ini diketahui sesuai yang ada di plang proyek, bahwa yang mengerjakan proyek ini diduga oknum anggota DPRD Sergai. Namun sayangnya, pekerjaan tersebut diduga kurang berkualitas, karena masih berjalan 3 tahun. Irigasi tersebut sudah rusak dan retak di bagian dinding irigasi tersebut,”tandas warga saat di lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Non Government Organisation Pendamping Masyarakat Bersih Damai dan Sejahtera (NGO-PMBDS), Aswad Sirait yang juga langsung turun kelokasi kepada awak media menyatakan, bahwa pekerjaan jaringan irigasi tersebut diduga tidak memakai lantai.

“Bahkan hasil keterangan warga yang kita dapat diketahui, bahwa pekerjaan tersebut dikerjakan pada tahun 2016, “ujarnya.

Saat disinggung, bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh oknum anggota DPRD Sergai, Aswat mengaku kurang mengetahuinya, namun pihaknya akan secepatnya untuk mencari tahu tentang kebenarannya.

“Terkait apakah yang mengerjakan proyek ini adalah oknum anggota DPRD Sergai, kita kurang tahu. Namun secepatnya, kita akan buka buku anggarannya, apakah proyek tersebut benar milik anggota DPRD, nanti pasti ketahuan siapa pemilik CV maupun jumlah anggarannya, “ujar Aswat Sirait.

 

(ML.hrp)