Proyek Rp21 Milyar Terbengkalai, Warga Dua Desa Demo Kantor Bupati Aceh Singkil

0
469
Bupati Aceh Singkil saat menemui para pengunjuk rasa, di kantor Bupati Aceh Singkil, Kamis (7/2/2019). (Foto/Sahman m)
Dijual Rumah

Buktipers-com – Aceh Singkil

Pekerjaan proyek pembangunan jalan menuju desa Teluk Rumbia dan desa Rantau Gedang yang terbengkalai, memicu kemarahan warga dua desa itu hingga memilih demo ke kantor Aceh Singkil, Kamis (7/2/2019).

Saat berorasi, di hadapan ratusan pengunjuk rasa, Mustapa Kamal Bako, menegaskan, bahwa mereka tidak mau dibodoh – bodohi dan akan terus pantau pekerjaan proyek yang bernilai Rp21 milyar itu.

Masih katanya, warga meminta Bupati Aceh Singkil agar tidak mendiamkan pembangunan yang terbangkalai ini dan juga turun ke lokasi untiuk melihat fakta di lapangan.

Kami juga mendesak Bupati, agar menyurati dan meminta pihak Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK RI) agar melakukan audit terhadap pekerjaan pembangunan jalan Singkil Teluk Rumbia tersebut.

Tak hanya itu, Bupati juga diminta agar menyerahkan dokumen  berita acara penetapan  pelelangan dan mempertimbangkan kembali tindak lanjut pekerjaan tahap selanjutnya. Kami minta pada Bupati agar dapat memberikan jawaban di hadapan kami pendemo, ujarnya bersemangat.

Menjawab tuntutan pendemo, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, berjanji akan menanggapinya dan dia mengaku sudah membaca berita proyek itu melalui media cetak. Dan sudah kita sampakaikan kepada pihak Inspektorat agar tidak terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan. Dan ini jadinya yang kita hadapi, berujung demo, ujarnya.

Masih katanya, mengenai pembangunan jalan Singkil Teluk Rumbia agar terlaksana, maka  anggarannya akan ditampung pada tahun 2020. Saya juga tidak mau, jalan Singkil menuju Teluk Rumbia gagal. Harus kita masukkan dalam anggaran tahum depan, janji Bupati.

Kordinator  aksi,  Zulkarnain, menambahkan, demo ini merupan demo damai karena mereka juga tidak menginginkan kericuhan dalam aksi ini.

Zulkarnain juga berharap agar Bupati mau turun ke lapangan guna melihat langsung proyek yang terbengkalai itu. Anggap saja berkunjung ke desa kami, karena jarak tempuhnya sangat dekat Pak Bupati, ujarnya.

Mendengar itu, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid langsung memerintahkan kapala SKPK  PU, H Ir Muzni utuk turut ke lokasi, guna meninjau keberadaan jalan yang dimaksud. Jika ada diperlukan alat -alat berat, kita kerahkan, kata Bupati.

Dan tak lama, pendemo bubar dan bersama dengan Bupati menuju lokasi pekerjaan proyek itu ke Teluk Rumbia/Rantau Gedang. (Sahman m)