Pukat Katrol masih Beroperasi, Nelayan Tradisional Desa Bagan Kuala Takut Melaut

0
282
Seratusan lebih nelayan tradisional di Desa Bagan Kuala, tepatnya di Dusun III Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), sudah sebulan lebih tidak melaut. (Foto/ML.hrp)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Sergai (Sumut)

Seratusan lebih Nelayan Tradisional Desa Bagan Kuala, tepatnya di Dusun III Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), sudah sebulan lebih tidak melaut.

Alasannya, masih banyak pukat katrol yang beroperasi di laut, tempat nelayan mencari rejeki, hingga membuat nelayan takut karena bisa mengancam nyawa mereka.

Alfian Siregar (50), salah satu perwakilan nelayan dari Dusun III Desa Bagan Kuala, mengatakan,”Pak bagaimana kami mau melaut, apabila kami melaut, kami sering pulang tidak membawa hasil. Ini sudah kami alami berbulan-bulan,”ungkapnya, Minggu (24/2/2019), pukul 17.00 WIB.

Sambung Alfian, penyebab kurangnya hasil tangkapan nelayan tradisional, karena banyaknya pukat  katrol yang masih beroperasi di laut, diduga berasal dari Kabupaten Batu Bara, tempat mereka menangkap udang atau ikan.

“Jadi kami mohon kepada Pemerintah, agar turun tangan untuk membantu memberantas pukat katrol yang masih beroperasi di laut,”kata pria beranak empat ini dan sudah 30 tahun menjadi nelayan tradisional.

Sementara Safril, selaku Kepala Desa Bagan Kuala saat dikonfirmasi, membenarkan masih banyak  pukat katrol yang beroperasi di laut dan sudah sebulan lebih nelayan tradisional, khususnya dari Dusun III tidak melaut.

(ML.hrp)