Pulang Kampung Bawa Sabu 3 Kg, Sejoli Ini ‘Nyangkut’ di Parepare

0
437
Ilustrasi.(www.123rf.com)
Dijual Rumah

BuktiPers.Com – Pinrang (Sulsel)

Kalau perantau pulang kampung, lajimnya membawa oleh-oleh atau buah tangan untuk keluarga dan kerabat dekatnya.

Tapi tidak demikian dengan Agung dan Nursia. Pasangan kekasih asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan yang berniat pulang kampung ini, akhirnya tertangkap akibat membawa narkoba jenis sabu dari Tarakan, Kalimantan Utara.

Dua sejoli ini tertangkap saat KM Lambelu yang ditumpanginya bersandar di Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare, Provinsi Sulsel, Rabu (21/11/2018) pukul 22.00 Wita.

Upaya penyelundupan sabu tiga kilogram yang dibungkus plastik dalam tas berhasil digagalkan setelah petugas membaca gerak-gerik Agung yang tampak mencurigakan saat turun dari kapal.

Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi membenarkan kejadian tersebut. Awalnya Agung yang diinterogasi mengaku datang bersama Nursia. Keduanya membawa sabu dari lelaki W di Tarakan. Menurutnya, sabu itu pesanan seorang pria bernama Alwi, warga Kabupaten Sidrap.

Di Sidrap, polisi berhasil meringkus tiga orang lelaki. Mereka ditangkap di pinggir jalan ketika tengah menunggu paket sabu dari Nursia. Sedangkan Alwi diringkus di rumahnya di daerah Sidrap. Sementara W yang disebut pemilik paket sabu itu kini dalam pengejaran.

“Jadi total yang ditangkap keterkaitan dari sabu tiga kilogram itu sebanyak lima orang. Kesemuanya kini diamankan di Mapolres Parepare untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” jelas AKPB Pria Budi.

Saat penangkapan Agung dan Nursia, ada anak berusia delapan tahun. Anak itu adalah putra dari Nursia yang saat ini dalam proses cerai dengan suaminya.

Nursia berpacaran dengan Agung, bermaksud pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Pinrang, sembari membawa sabu orderan Alwi.

“Sementara ini ketiga pelaku masih dikategorikan kurir tapi akan didalami lebih lanjut apakah diantara mereka ada yang berperan sebagai bandarnya,” tutupnya.(merdeka.com)

 

Sumber: Merdeka.com