Puluhan Perangkat Desa Geruduk Kantor Camat Tanjung Beringin

0
47
Puluhan perangkat desa saat berorasi di depan kantor Camat Tanjung Beringin, Kamis (15/10/2020).
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Puluhan perwakilan Perangkat Desa se- Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menggeruduk Kantor Camat,  menuntut gaji/siltap selama 6 bulan yang tak belum dicairkan, Kamis (15/10/2020).

Massa perangkat desa tersebut berasal dari 8 Desa se Kecamatan Tanjung Beringin, yakni, Desa Pekan, Nagur, Pematang Cermai, Bagan Kuala, Pematang Terang, Mangga Dua, Sukajadi dan Desa Tebing Tinggi.

Dalam aksi ini, perwakilan perangkat desa tersebut, membawa poster yang bertuliskan diantaranya, “Bantuan Covid-19 sudah kami laksanakan 6 bulan semua berjalan dengan baik, tetapi kenapa gaji kami selama 6 bulan belum kunjung keluar. Kami punya keluarga anak dan istri yang harus kami menafkahi di rumah, jangan berbelit-belit dengan aturan utamakan prinsip kemanusiaan, tolong kami ini diperhatikan dan dipikirkan”.

“Yth. Pak Pjs Bupati dan pak Camat perhatikan kami selaku perangkat periuk kami sudah berkarat 6 bulan gaji terhambat jangan buat kami bertambah melarat, kalau kami sudah sejahtera anak kami pun ikut selamat kerja di desa pun bertambah semangat,”.#saveperangkatdesa.

“Kami berkumpul bukan berarti kami tidak takut dengan Covid-19, lebih baik kami mati terkena virus covid daripada harus melihat anak dan istri menderita karena kelaparan tolong bapak para pejabat perhatikan kami perangkat desa se Kabupaten Serdang Bedagai.”

“Pak Camat Tolong perjuangkan hak kami perangkat desa juga manusia. Kami makan nasi bukan kertas HVS.”

Pada kesempatan itu, seluruh perwakilan perangkat desa se Kecamatan Tanjung Beringin, dalam orasinya, mendesak gaji mereka, selama enam bulan dari bulan Mei sampai Oktober agar dicairkan. Untuk tahun 2021, siltap kami wajib diberikan tiap bulan melalui rekening bank perangkat desa masing-masing se Kabupaten Serdang Bedagai, bilang mereka.

Berikan kami tunjangan yang layak sebagai perangkat desa se Kabupaten Serdang Bedagai dan berikan hak desa untuk mandiri sesuai Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014.

“BLT DD kami keluarkan selama 6 bulan dengan baik, kenapa gaji kami gak kunjung keluar. Pelatihan Kepala Desa ke Bandung kok bisa ya, pakai anggaran apa,”teriak seluruh Perangkat Desa lagi.

Sementara, Kasi PMD Kecamatan Tanjung Beringin, Jepri Sinaga, kepada media ini menyampaikan, pihaknya telah menampung seluruh aspirasi perangkat desa yang akan disampaikan ke Pemkab Sergai.

“Mudah-mudahan Minggu depan ini keluar, hari ini pihak Pemkab Sergai ke Provinsi Sumatera Utara,”bilangnya.

Menurutnya, Perbup untuk penggajian perangkat desa telah ditandatangani Pjs Bupati Sergai karena yang berwewenang penuh soal gaji/siltap perangkat desa itu dari Kabupaten yang bersumber dari ADD.

“Kami turut prihatin, namun harapan agar kita semua menjaga kekondusifan situasi di Tanjung Beringin karena akan ada datang tamu dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI meninjau Pulau Berhala,”ungkapnya lagi.

Disinggung soal Kades berangkat ke Bandung dalam rangka Bimtek, Kasi PMD tidak menjelaskan secara rinci.

“Pelatihan itu dianggarkan melalui DD, “jawabnya singkat.

Pantauan media di lokasi, perwakilan perangkat desa disarankan agar untuk mediasi kedalam ruangan, namun seluruh massa menolak. Mereka meminta agar disampaikan secara transparan, bahkan menolak untuk membubarkan diri.

Tapi anehnya, tiba-tiba datang Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin, Ir Indra Syahputra untuk membubarkan puluhan massa, sehingga membuat tanda tanya.

Akhirnya, puluhan massa perwakilan perangkat desa, membubarkan diri secara tertib dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

(ML.hrp)