Pungli Modus Uang Terimakasih Langgeng Di KCD Pendidikan Siantar Utara

0
899
IMG_20171005_000534

BuktiPers.Com – Pematangsiantar (Sumut)

Pungutan liar (pungli) masih tetap berjalan mulus di Dinas Pendidikan Kota Siantar. Pungli tersebut dilaksanakan atau dilakukan oleh oknum mantan Bendahara KCD (Kantor Cabang Dinas) Pendidikan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.

Hal itu diungkapkan beberapa guru yang menjadi korban pungli, Rabu (4/9/2017). Narasumber yang enggan namanya disebutkan mengatakan kalau di Kecamatan Siantar Utara masih ada pegawai yang melakukan pungutan dengan modus uang terimakasih. Dan nominal uang yang diminta sebesar Rp 30.000 dari guru yang mengurus kenaikan gaji berkala, tanggungan anak dan perubahan gaji dari pangkat guru yang bertambah.

Menurut sumber lagi kalau berkas yang mau diurus oleh oknum PNS inisial SS dibawa ke Kantor Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, jumlah uang yang akan diberikan kepada SS akan bertambah dari jumlah yang awal Rp 30.000. Sumber meminta pegawai KCD yang ada di Siantar Utara agar ditindak oleh Dinas Pendidikan agar tidak ada pegawai yang menggunakan Kantor KCD Siantar Utara baik siapa pun agar tidak ada polemik.

Saat dikonfirmasi mantan KCD Siantar Utara C.Tampubolon mengatakan kalau kutipan memang ada dulu disepakati sebelum adanya “Saber Pungli” dan semenjak keluar “Saber Pungli” uang terimakasih sudah diberhentikan dan tidak diberlakukan lagi, hal pemberhentian kesepakatan uang terimakasih ini juga sudah sampai kepada Ketua K3S Siantar Utara, Sopar Aritonang.

Terkait adanya informasi yang didapat dari Guru yang ada di Kecamatan Siantar Utara perihal uang terimakasih kepada mantan bendahara KCD tersebut, C.Tampubolon mengatakan itu bukan tanggung jawabnya, dan meminta kepada guru yang jadi korban pengutipan uang terimakasih tersebut untuk melapor kepada Dinas Pendidikan agar oknum tersebut ditindak tegas. (Rs/Red)