Putin Diperkirakan Punya Harta Rp 2.860 T, Cuma Diumpetin

0
1
Foto: AFP/MIKHAIL KLIMENTYEV
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Presiden Rusia Vladimir Putin disebut-sebut memiliki harta kekayaan sampai ratusan miliar dolar AS. Namun harta itu tidak bisa dilacak oleh banyak lembaga atau majalah Forbes yang sering membahas total harta orang-orang tajir di dunia.

Dilansir dari CNN disebutkan, Amerika Serikat dan Eropa pada Jumat lalu mengancam untuk membekukan aset Putin dan menterinya. CNN menyebutkan jika Putin nyaris tak punya jejak kekayaan secara tertulis untuk aset-asetnya saat ini.

Dari laporan Panama Papers 2016 yang disusun International Consortium of Investigative Journalist memang banyak harta yang terkait dengan teman dan keluarga Putin. Namun tak ada aset yang langsung dimiliki atas namanya.

Bahkan ada sebuah Yacht yang ditaksir senilai US$ 100 juta dan sebuah istana di Laut Hitam yang diduga dibangun untuk Putin.

Putin terlihat sebagai birokrat yang rendah hati. Pada 2018 dia mendeklarasikan hartanya dan mencantumkan sebuah apartemen seluas 800 kaki persegi di St Petersbug.

Selain itu ada juga dua mobil era Soviet dan sebuah mobil off road. Bahkan pendapatan tahunan Putin dicantumkan hanya sekitar US$ 140 ribu. Angka ini dinilai masih wajar untuk seorang pemimpin.

Seorang Kritikus pemerintahan Putin Bill Browder mengungkapkan, hal-hal tersebut bertolak belakang dengan jam tangan mewah yang biasa dia gunakan.

“Padahal koleksi jam tangan Putin itu nilainya berkali-kali lipat dari gaji resmi yang dia dapatkan. Harta (Putin) mayoritas berasal dari pemerasan dan pencurian besar-besaran uang negara,” jelas dia.

Pada 2017 lalu, Browder pernah menyampaikan di depan senat AS jika aset kekayaan Putin sekitar US$ 200 miliar atau setara dengan Rp 2.860 triliun. Jumlah ini menjadikan Putin sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Melacak kekayaan Putin disebut-sebut menjadi hal yang mustahil. Majalah Forbes telah berupaya menghitung kekayaan banyak pimpinan negara dan mereka mencari informasi terkait kekayaan Putin namun tak menemukan hasil.

Pakar anti pencucian uang Ross S Delston mengungkapkan jika intelijen dan penegak hukum AS dan Eropa telah melacak aset Putin selama bertahun-tahun.

Delston mengungkapkan jika ancaman pembekuan aset ini tidak akan bisa menghentikan serangannya ke Ukraina. Delston menyebutkan jika hal ini bisa merusak kredibilitas Putin di dunia.

 

Sumber : detik.com