Rakor Operasi Mantap Brata Rencong 2018 – 2019, Dandim 0117 : Anggota TNI Antar Istri ke TPS Wajib Pakai Baju Preman

0
311
Polres Aceh Tamiang, menggelar rapat koordinasi (Rakor) Operasi Mantap Brata Rencong 2018-2019 , bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0117, Komisi Independen Pemilihan(KIP) dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), di Mapolres, Jalan Ir. Juanda Karang Baru, Aceh Tamiang, Rabu (20/3/2019), lalu. (Foto/Tarmizi Puteh)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Aceh Tamiang (Aceh)

Memantapkan pengamanan tahapan pemilihan legislatif, Presiden dan Wakil Presiden, di Kabupaten Aceh Tamiang, pihak Polres setempat, menggelar rapat koordinasi (Rakor) Operasi Mantap Brata Rencong 2018-2019 , bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0117, Komisi Independen Pemilihan(KIP) dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), di Mapolres, Jalan Ir. Juanda Karang Baru, Aceh Tamiang, Rabu (20/3/2019), lalu.

Rapat tersebut langsung dipimpin Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian Sik MH, didampingi Komandan Kodim 0117, Letkol Inf. Deki Rayusyah Putra, S.Sos. M.I.POL.

Kapolres Aceh Tamiang, menyampaikan, bahwa rapat ini, dalam rangka kesiapan Polres Aceh Tamiang dalam pengamanan Pemilu serentak 2019.

“Polres Aceh Tamiang, selalu siap membantu KIP dan Paswaslih, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan terkait pelaksanaan Pemilu 2019 ,“kata AKBP Zulhir Destrian.

Sementara Dandim 0117/Aceh Tamiang, menyampaikan, bahwa TNI khususnya Kodim 0117/Aceh Tamiang, siap menjaga netralitas dan mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019.

“Apabila anggota TNI yang akan mengantar istrinya melakukan pencoblosan di TPS, maka diwajibkan berpakaian preman (bukan pakaian dinas), “ujar Letkol Inf. Deki Rayusyah Putra.

Sementara itu, Ketua KIP Aceh Tamiang, Ishak Ibrahim S.Pd, menerangkan tentang tata cara pemungutan suara di TPS dan rangkaian kegiatan tahapan pelaksanaan Pemilu 2019.

Dia juga menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat ini, KIP akan menggelar latihan simulasi pencoblosan di TPS.

Selanjutnya, salah seorang Komisioner Panwaslih, Ferry Irawan Nasution SH, menegaskan, bahwa pihaknya akan membubarkan setiap kampanye yang tidak memiliki izin dari pihak berwenang.

“Kampanye terbuka dan kampanye tertutup yang tidak memiliki ijin akan dibubarkan,“tegasnya.

Untuk itu, lanjut Ferry, pihaknya meminta pihak Polres Aceh Tamiang dan Kodim 0117, agar dapat membantu Panwaslih, khususnya dalam penertiban Alat Peraga Kampanye (APK), seperti pemasangan stiker APK di mobil saat minggu tenang.

Kapolres Aceh Tamiang, menghimbau terkait latihan simulasi serta saat pencoblosan di TPS, agar kotak suara dan surat suara dibedakan, tidak sama bentuknya dan warnanya dengan yang asli pada saat pencoblosan di TPS, pada tanggal 17 April 2019. Karena hal itu untuk menghindari fitnah dikemudian hari, katanya.

(Tarmizi Puteh)