Ratusan Guru SD Dan SMP Geruduk Kantor Dinas Pendidikan.

0
341
Dijual Rumah

BuktiPers.com – Tanjung Balai (Sumut)

Terkait belum di cairkannya dana lauk pauk para guru Selama.10 Bulan, ratusan guru SD dan SMP mendatangi Kantor DPRD Tanjung Balai. Kedatangan para guru tersebut kerena merasa kesal dan kecewa akibat belum dicairkannya dana lauk pauk yang di anggarkan dalam APBD Tanjung Balai dari bulan Januari 2018 sampai sekarang oleh Dinas Pendidikan Tanjung Balai.

Amatan awak media dikantor dinas pendidikan, kedatangan ratusan guru-guru tersebut langsung diterima kadis pendidikan Tanjung Balai Tety Juliani. di aula dinas dan tertutup bagi awak media.

Salah seorang guru yang tidak ingin disebutkan namanya selesai pertemuan tersebut kepada awak media mengatakan, kedatangan para guru-guru ini ingin mempertanyakan perihal uang lauk pauk yang belum cair.

“Dari mulai bulan Januari sampai sekarang uang lauk pauk kami belum cair. Sudah hampir setahun dana tersebut belum dicairkan bendahara dinas pendidikan, Setiap kali dipertanyakan tentang pencairan uang sayur kami, pihak dinas pendidikan dan bendaharanya selalu mengatakan belum lagi. Dana lauk pauk yang seharusnya kami terima sebagai guru perorangnya setiap bulan jumlahnya bervariasi yakni Rp.750.000 hingga Rp.800.000. Kami selaku PNS sangat. mengharapkan dana tunjangan tersebut untuk menambah biaya kebutuhan sehari hari. Tetapi seolah olah dinas pendidikan seperti menghambat proses pencairannya,”timpal salah seorang guru lainnya.

Ketua PGRI Tanjung Balai Arifin ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, tuntutan para guru tersebut sangat tidak beralasan.

“Dana lauk pauk atau yang disebut dengan dana tambahan penghasilan tidak ada. Baik itu di dalam APBD maupun PAPBD Tanjung Balai tidak ada di anggarkan dana tambahan penghasilan para guru tersebut. Sesuai dengan Permendikibud 2017 tentang pelarangan pemberian dana tambahan penghasilan guru,”tegasnya.

Ketika awak media ingin mengkonfirmasikan hal tersebut kepada bendahara maupun Kadis Pendidikan Tanjung Balai tidak berhasil.(Gani/Fauzi)