Ratusan Karyawan PT Socfindo Mata Pao Aksi Mogok Kerja

0
5
Ratusan karyawan PT. Socfindo Mata Pao, menggelar aksi mogok kerja.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Ratusan karyawan PT. Socfindo Mata Pao, menggelar aksi mogok kerja selama 3 hari, mulai tanggal 14 Juni hingga 16 Juni 2022 mendatang.

Hal itu berdasarkan surat edaran PD FSP PP SPSI Sumut No.377/ORG/PD FSP PP-SU/VI/2022.

Juga surat yang dilayangkan PD FSP PP SPSI Sumut kepada management PT Socfindo yang tidak mendapat tanggapan terkait jumlah besarnya bonus tahun 2021. Gelombang pertama mogok kerja karyawan PT Socfindo, dimulai hari ini.

Aksi itu dikoordinir langsung oleh Ketua PC FSP PP SPSI Kabupaten Serdang Bedagai, Gober Hermanto, Rudy dari PD FSP PP SPSI Sumut dan Marsudi selaku Bendahara PC FSP PP SPSI Kabupaten Serdang Bedagai.

Mereka memantau langsung kegiatan mogok kerja di perkebunan Mata Pao PT Socfindo dan juga diperkebunan Bangun Bandar PT Socfindo yang berbeda wilayah.

Di Perkebunan Bangun Bandar PT Socfindo, ratusan pekerja tampak memenuhi lapangan sepak bola Bangun Bandar dan langsung dikoordinir pengurus PC FSP PP SPSI Kabupaten Serdang Bedagai diantaranya, Juliadi selaku Sekjen, wakil ketua, Sarno dan Sutrisno serta wakil bendahara, Budi Dharma.

Mogok kerja akan berlangsung hingga tiga hari kedepan sampai ada keputusan dari pihak management PT Socfindo dan gelombang ke dua akan berjalan, apabila pihak management PT Socfindo tidak memberi jawaban dan tanggapan terkait tuntutan pekerja karyawan PT Socfindo tentang pembayaran besarnya bonus tahun 2021.

Saat dikonfirmasi wartawan, Ketua PC FSP PP SPSI Kabupaten Serdang Bedagai menjelaskan, mereka selaku wadah dari pekerja FSP PP SPSI Kabupaten Serdang Bedagai akan terus mengawal berjalannya aksi mogok kerja damai yang dimulai hari ini untuk gelombang pertama hingga tiga hari kedepan.

Dan saya sangat menyayangkan hal ini terjadi karena tidak adanya tanggapan dari management PT Socfindo terkait permasalahan bonus tahun 2021, katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan ataupun kesepakatan dari pihak Management terkait aksi mogok kerja tersebut.

 

(ML.hrp)