Ratusan Orang Hadiri Doa Bersama dan Parade Nusantara di Kota Malang

0
233
Suasana jelang acara pembukaan doa bersama dan Parade Nusantara.
Dijual Rumah

Malang, buktipers.com – Dalam rangka mempersiapkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, pada Minggu  (20/10/2019) mendatang, tidak hanya di ibukota negara saja yang menjadi fokus pengamanan, namun juga di berbagai wilayah Indonesia.

Malang sebagai barometer Indonesia juga mempersiapkan diri, agar tidak terjadi gangguan Kamtibmas, jelang dan pada saat pelantikan presiden nantinya.

Hal ini pula yang disampaikan Kapolresta Malang, AKBP Dony Alexander dalam wawancara, setelah acara doa bersama dan Parade Nusantara, di Alun-alun kota Malang, Jumat (18/10/2019).

Aacara diprakarsai oleh tiga pilar yakni Polri, TNI dan Forkopimda.

Tujuan pelaksanaan acara ini, untuk menjaga kota Malang, aman dan kondusif dalam bingkai Bhineka Tunggal Ik,a terutama jelang pelantikan Presiden.

Antisipasi yang dilakukan, yaitu terhadap gerakan yang akan menganggu ketentraman warga kota Malang.

Untuk itu, maka kerjasama antara Polri, TNI, pemerintah kota, dan tokoh masyarakat, serta adat sangat diperlukan.

Untuk pengamanan kota telah disiapkan 3000 personil, di samping itu, juga senergitas dengan seluruh elemen masyarakat kota Malang akan membuat kondisi aman dari gangguan Kamtibmas.

Pengibaran bendera merah putih panjang yang di usung oleh puluhan orang dari berbagai elemen peserta yang hadir di tempat acara.

Untuk lingkungan sekitar masyarakat, perlu meningkatkan kewaspadaan dan lebih peduli satu sama lain untuk saling mengenali siapa yang datang atau bertamu di lingkungan mereka, agar tidak memunculkan masalah-masalah.

Terkait, apa ada kemungkinan aksi saat tanggal 20 nanti, kami pastikan tidak akan ada aksi demostrasi pada saat itu, tegasnya.

Sementara Walikota Malang, menyatakan “kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat dari gangguan Kamtibmas, dan bukan berarti, kota Malang tidak aman. Tapi ini untuk lebih meningkatkan kerjasama dan persatuan dalam menjaga situasi kondusif, terutama jelang pelantikan Presiden.

Pihak pemerintah kota hanya bersifat memfasilitasi, sementara pemprakarsanya adalah Kapolresta Malang dan kami juga senang, bahwa acara ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari elemen masyarakat kota Malang, ungkapnya.

Acara akbar yang bertempat ditengah kota ini, dihadiri oleh Kapolresta Malang, bersama jajaran dan pasukannya, Danrem, Danramil dan pasukannya, ketua DPRD kota Malang, I Made Rian Dian Kartika, Walikota, Sutiaji dan Wakil Walikota, Sofyan Edi Jarwoko, jajaran Forkopimda, FKAUB, Pemuda  Pancasila, Aremania, MUI, lintas agama, Banser dan elemen masyarakat lainnya.

Selain acara seremonial, kegiatan ini juga di isi dengan pengibaran bendera merah putih, sepanjang lebih dari 5 meter, penandatanganan deklarasi dan foto bersama peserta yang hadir.

 

(hermin)