Ratusan Pedagang Pasar Lelo Mengamuk, Saling Dorong dengan Petugas Satpol PP, Ini Pemicunya !

0
60
Ratusan Pedagang Pasar Lelo mengamuk, dan saling dorong dengan Petugas Satpol PP Pemkab Sergai.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Ijinkan kami masuk berjualan itulah teriakan para pedagang Pasar Lelo saat mobil pedagang ingin memasuki kawasan lahan tempat lapak jualan mereka, di Pasar Lelo yang dihadang ratusan anggota Satpol PP, tepatnya di Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (17/10/2021).

Dihadangnya mobil para pedagang itu oleh Satuan petugas Satpol PP memicu amarah ratusan pedagang, sehingga menimbulkan aksi saling dorong antara petugas Satpol PP dengan para pedagang Pasar Lelo.

Bukan sekedar disitu, amarah para pedagang dan warga setempat tak terbendung, pedagang yang membawa bendera merah putih, duduk dan tiduran di tengah jalan raya, membuat arus lalulintas menuju arah Medan dan arah Tebing Tinggi macet total seketika.

Melihat ramainya para pedagang dan juga warga setempat yang aksi di jalan, puluhan personel Satlantas Polres Sergai dan dari Dinas Perhubungan terpaksa berjibaku ikut mengamankan jalan.

Ratusan Pedagang Pasar Lelo mengamuk, dan saling dorong dengan Petugas Satpol PP Pemkab Sergai.

“Ijinkan kami berjualan, kami hidup dari sini dan kami bukan penjual Narkoba, kok kalian larang kami berjualan,” ungkap para pedagang.

Kami berjualan bukan di tanah pemerintah, ini tanah masyarakat (pribadi) jadi jangan kalian larang kami berjualan, kata pedagang sembari mengibarkan bendera merah putih. Kalau lapak jualan yang kami tempatkan tanah Pemerintah, ya itu maklum, inikan tanah pribadi kok dilarang kami berjualan, ujar pedagang.

“Kami punya hutang, bagaimana kami dapat mencicil hutang jika kami pedagang dilarang berjualan, kalian enak la, setiap bulannya menerima gaji, sedangkan kami makan cuma hasil dari berjualan itupun kami berjualan seminggu sekali,” ucap mereka.

Mereka meminta Gubernur Sumatera Utara, agar dapat membantu para pedagang yang terasa tertindas ini dan bisa mencari solusinya serta kami minta keadilan.

Pedagang Pasar Lelo saat melakukan aksi protes.

“Demi sejengkal perut ini kami siap mati, kami berdagang mencari uang yang halal, dan kami bukan teroris, jadi jangan larang kami pedagang untuk berjualan,” pungkas mereka.

Melihat aksi nekat para pedagang yang saling dorong dengan anggota Satpol PP dan massa semakin banyak, akhirnya ratusan anggota petugas Satpol PP Sergai menyerah dan para pedagang dapat memasuki lahan lapak mereka berjualan di Pasar Lelo.

Dalam aksi dorong antara pedagang dan anggota Satpol PP mengakibatkan beberapa orang pedagang dan anggota Satpol PP, mengalami luka-luka ringan dan bodi depan satu mobil minibus milik pedagang penyot.

Mengantisipasi adanya bentrok yang tidak diinginkan, satu mobil pemadam kebakaran diturunkan oleh dinas pemadam kebakaran Sergai ke lokasi.

 

(ML.hrp)