Beranda Serba Serbi Real Madrid Juara Piala Super Spanyol usai Kalahkan Atletico via Adu Penalti

Real Madrid Juara Piala Super Spanyol usai Kalahkan Atletico via Adu Penalti

70
0
Real Madrid angkat trofi Piala Super Spanyol usai menang adu penalti 4-1 atas Atletico Madrid di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Senin (13/1/2020) dini hari WIB. (Foto: AFP)

Jeddah, buktipers.com – Real Madrid juara Piala Super Spanyol usai menang adu penalti 4-1 atas rival sekota Atletico Madrid di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Senin (13/1/2020) dini hari WIB. Drama tos-tosan terpaksa dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 0-0 hingga waktu normal usai.

Atletico langsung tampil ngotot sejak peluit kickoff dibunyikan wasit Jose Sanchez. Tim besutan Diego Simeone itu getol mengurung pertahanan Los Blancos yang dipimpin kapten Sergio Ramos.

Tim berjuluk Los Colchoneros itu membuka asa pada menit ke-14. Berawal dari kecerobohan Ramos memberikan umpan. Bola jatuh di kaki Joao Felix yang langsung menyepak si kulit bundar. Sayang, tendangan pemuda Portugal itu melebar dari gawang Madrid kawalan Thibaut Courtois.

Lima menit kemudian giliran Alvaro Morata yang mengancam. Mendapat ruang, mantan striker Madrid dan Juventus itu melepaskan tendangan keras kaki kanan dari luar kotak penalti namun belum menemui sasaran.

Madrid tak panik dan coba menemukan ritme permainan. Skuat asuhan Zinedine Zidane itu memperlambat tempo dengan mengalirkan bola perlahan dari kaki ke kaki.

Baca Juga!  Penggunaan Dana Desa Bermanfaat Bagi Warga

Menit ke-32, Los Blancos punya peluang lewat tandukan Isco Alarcon memanfaatkan umpan sepak pojok Toni Kroos. Sayang sundulan mantan pemain Malaga itu melambung dari gawang Atletico.

Enam menit kemudian, bek Madrid Ferland Mendy punya peluang emas. Akselerasinya dari sayap kiri lapangan mengelabui bek Los Colchoneros.

Kemudian dia menyepak si kulit bundar dengan kaki kanannya. Sayang, tendangan pemain Prancis itu masih lemah dan mendarat tepat di pelukan kiper Atletico, Jan Oblak. Skor kacamata bertahan hingga jeda.

Enam menit babak kedua bergulir, pasukan Zidane mengancam lewat tendangan striker Luka Jovic. Sayangnya, usaha mesin gol asal Serbia itu melebar tipis di sisi kanan gawang Oblak.

Guna mengubah variasi serangan, Zidane memainkan Rodrygo Goes menggantikan Isco pada menit ke-60. Tapi kehadiran pemuda asal Brasil itu tak banyak mengubah keadaan.

Justru Atletico yang punya peluang emas pada menit ke-80. Mendapat umpan terobosan, Morata berhadapan satu lawan satu dengan Courtois. Belum beruntung, tendangan keras kaki kanannya bisa dimentahkan sang kiper.

Baca Juga!  Bupati Tapteng, Forkopimda dan DPRD Tapteng Dengar Pidato Presiden RI

Memasuki injury time, Madrid hampir saja memecah kebuntuan jika tendangan keras kaki kanan Rodrygo dari jarak dekat tak ditangkap Oblak.

Kedudukan tanpa gol tak berubah hingga waktu normal usai. Pertandingan bertajuk Derbi Madrid itu terpaksa dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada 15 menit pertama babak tambahan, Atletico punya peluang lewat tendangan pemain pengganti Vitolo dari sayap kiri lapangan. Namun lagi dan lagi, usaha tersebut gagal berbuah gol lantaran Courtois bisa membaca arah bola dengan baik.

Madrid balik mengacam di paruh kedua babak tambahan tepatnya menit ke-109. Tapi Oblak bagaikan tembok. Penjaga gawang Slovenia itu menepis dua tembakan masing-masing dari Modric dan Rodrygo.

Drama terjadi pada menit ke-115 ketika gelandang Madrid Federico Valverde mendapat kartu merah usai menekel Morata dari belakang.

Pertandingan terpaksa dihentikan sejenak karena pemain kedua tim berdebat di tengah lapangan. Setelah dilanjutkan, skor masih imbang 0-0. Derbi Madrid berlanjut ke babak adu penalti.

Baca Juga!  DPD Pekat IB Pasbar Lepas Kontingen Pencak Silat Bundo Kanduang Ke Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Pelajar Se Sumbar

Sementara hanya satu eksekutor Atletico yang mampu mencetak gol yakni Kieran Trippier. Sementara Saul Niguez gagal setelah sepakannya membentur tiang gawang. Kemudian tendangan Thomas Partey bisa ditepis Courtois.

Empat algojo Madrid bisa menyarangkan bola yaitu Dani Carvajal, Rodrygo, Modric dan Ramos jadi penentu kemenangan Los Blancos setelah sepakannya ke kanan gawang tak terjangkau Oblak.

Ini titel Piala Super Spanyol ke-11 bagi Madrid sepanjang sejarah. Hanya Barcelona yang punya trofi lebih banyak dari mereka yakni 13.

SUSUNAN PEMAIN

REAL MADRID (4-3-2-1)

Courtois; Carvajal, Varane, Ramos, Mendy; Valverde, Casemiro, Kroos (Vinicius 103); Modric, Isco (Rodrygo 60); Jovic (Diaz 83)

Pelatih: Zinedine Zidane

ATLETICO MADRID (4-4-2)

Oblak; Trippier, Felipe, Gimenez (Savic 98), Lodi (Llorente 89); Correa, Herrera (Vitolo 56), Thomas, Saul; Morata, Felix (Arias 101)

Pelatih: Diego Simeone

 

Sumber : iNews.id

Loading...