Rebutan Lahan di Mesuji, Satu Orang Meninggal Dunia, Dua Kritis

0
121
Foto mayat korban yang tewas akibat lahan di Mesuji.
Dijual Rumah

Mesuji, buktipers.com – Diduga permasalahan lahan, warga dua desa di Mesuji, Lampung, bentrok dan mengakibatkan dua orang terluka parah.

Terkait bentrok tersebut, Kapolres Mesuji meminta kepada warga kedua desa, bisa saling menahan diri.

Dijelaskan AKBP Alim, bentrok itu melibatkan warga dari dua desa di Kecamatan Rawajitu Utara (RJU), yaitu, Desa Sungai Sidang dengan Desa Sidang Way Puji.

Kapolres Mesuji mengatakan, saat ini keadaan sudah kondusif, bahkan polisi tetap berjaga di lokasi kejadian.

Dan melalui tokoh masyarakat serta Kades  Sidang Muara Jaya dan Sidang Way Puji, dihimbau untuk saling menahan diri.

“Sudah kondusif, sudah kami himbau kepada  warga kedua belah pihak, melalui tokoh masyarakat  dan Kades masing-masing untuk saling menahan diri dan percayakan permasalahan ini kepada pihak kepolisian,” jelasnya, melalui pesan WhatsApps, kepada awak media,  Rabu (30/12/2020).

Akibat permasalahan lahan,   warga di dua desa tersebut  saling bentrok, pada Selasa (29/12/2020), sekitar pukul 14.30 WIB.

Informasi yang didapat wartawan, bentrokan terjadi antara Desa Sungai Sidang dan Desa Sidang Way Puji, di Kecamatan Rawajitu Utara.

Pada pagi hari itu, warga Desa Sungai Sidang, menduduki lahan di Desa Way Puji. Beberapa warga Desa Way Puji, memberitahukan kepada warga Desa Sungai Sidang, bahwa lahan tersebut masuk wilayah Desa Way Puji.

Lantaran tidak terima, NF, salah satu warga Desa Sungai Sidang, mengejar warga berinisial YT dengan mengendarai sepeda motor.

NF melakukan pembacokan terhadap YT.  Kemudian warga Desa Way Puji, tidak terima karena YT dianiaya hingga mengalami luka berat.

Akibatnya,  warga Desa Way Puji, membalas dengan aksi pengeroyokan terhadap YT, warga Desa Sungai Sidang hingga mengalami luka cukup parah dan kabar terakhir, Nf meninggal dunia. Sedangkan YT, harus dirujuk ke Rumah Sakit Bandarlampung.

(JN)