Rehab SDN 12 Hariara Pittu Telah Rampung

0
603
IMG_20171007_113527

BuktiPers.Com – Samosir (Sumut)

SD 12 Hariara Pittu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir pada tahun 2017 ini menerima bantuan pembangunan Rehab Ruang belajar serta perabotnya dari Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan sudah selesai dikerjakan pada pertengahan bulan Agustus 2017 yang lalu.

Amatan BuktiPers.Com, Sabtu (7/10/2017) bahwa Ruang blajar yang baru selesai diperbaiki itu sudah ditempati para siswa/i untuk mengikuti proses belajar mengajar. Para anak didik yang menempati ruang belajar tersebut sangat bangga dan bersemangat mengikuti berbagai mata pelajaran karena kondisi ruangannya bagus dan Kursi+Meja belajarnya pun serba baru.

Kepala sekolah SD N 12 Hariara Pittu, Redita Nababan, Spd menerangkan spesifikasi DAK yang diterimanya yaitu merehabilitasi 2 Ruang kelas dengan mengganti atap 100%, plafon 100%, lantai keramik 100, serta memakai tiang selajar serta ring balok. Sementara untuk mobiler yakni meja siswa 44 unit, meja guru 2 unit, kursi siswa 44 unit, kursi guru 2 unit, lemari buku 2 unit dan daun pintu 4 keping.

Pada proses pelaksanaan pembangunan tersebut, Redita Nababan, Spd membentuk P2S (Panitia Pembangunan Sekolah) yabg diketuai oleh Master lumbangaol, sekretasis Op Kristo Pasaribu, dan bendahara Octavianus Manullang. P2S bekerja sama dengan komita sekolah, karena sistim pekerjaannya adalah swakelolah.

Redita Nababan, Spd yang didampingi para guru pengajarnya mengatakan bahwa mereka saling bekerja sama untuk melaksanakan pembangunan tersebut agar mutu bangunannya lebih berkwalitas dan layak pakai bertahun-tahun.

Sementara pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir, Marhannes Sihombing saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa secara umum tujuan kegiatan DAK Fisik bidang pendidikan ini adalah untuk pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan dasar dalam rangka meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan yang secara khusus bertujuan untuk menyediakan ruang belajar yang nyaman dan aman pada saat proses belajar mengajar.

Beliau juga menerapkan Juknis Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) sesuai Perpres No 123 tahun 2016 serta Permendikbud no 9 tahun 2017 kepada para sekolah yang menerima DAK agar pada pelaksanaannya sesuai aturan yang ada, supaya mutu bangunan tersebut sesuai harapan kita semuanya, ujar marhannes sihombing. (BP/Red)