Remaja Penggembala Sapi di Simalungun Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

0
82
Warga melakukan evakuasi remaja penggembala sapi, Lulu Fernando Sidauruk yang meninggal usai tertimpa pohon tumbang di Afdeling III, Kebun Bangun, Nagori Silau Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Minggu (3/5/2020).
Dijual Rumah

Simalungun, buktipers.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Simalungun, berbuntut tragedi.

Seorang remaja penggembala sapi tewas tertimpa pohon tumbang pada Minggu (3/5/2020) sore.

Korban yang diketahui bernama Lulu Fernando Sidauruk (16) itu meninggal di Afdeling III, Kebun Bangun, Nagori Silau Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Lulu awalnya sedang mengembala sapi bersama kedua temannya, Hamdalika Sidauruk (13) dan Bani Jonatan Purba (13).

Mereka berkeliling kebun mengawasi ternaknya. Kapolsek Bangun AKP Banuara Manurung menyampaikan, sekira pukul 14.00 WIB hujan deras mengguyur kawasan itu sehingga ketiganya memutuskan untuk berteduh di bawah pohon sawit.

“Pada saat itu, pohon sawit tersebut patah batangnya. Mereka mendengar suara patahan. Hamdalika dan Bani Jonatan sempat melarikan diri dari tempat mereka berteduh di bawah pohon itu,” ujar Kapolsek.

Nahas, korban Lulu Fernando Sidauruk tak sempat lari. Kata Kapolsek, korban tertimpa pohon dan meninggal di tempat.

Adapun pohon yang tumbang itu berukuran tinggi mencapai 10 meter.

Kapolsek menyampaikan, mereka semula menerima informasi kejadian tersebut dari Bhabinkamtibmas Aiptu Suyut yang saat itu terjun langsung ke lokasi.

Selanjutnya, korban Lulu Fernando Sidauruk dievakuasi oleh warga dan dibawa pulang ke rumah kakeknya di Huta II, Nagori Silau Malela, Kecamarmtan Gunung Malela, untuk disemayamkan.

Atas kesepakatan antara keluarga dan pemerintah nagori, besok korban akan dikebumikan tanpa diadakan acara adat Batak seperti biasa agar tidak mendatangkan orang banyak di masa Pandemi Covid-19 ini.

 

sumber : tribunnews.com