Beranda Nasional Resmi Dibuka, Begini Mekanisme Pencalonan Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024

Resmi Dibuka, Begini Mekanisme Pencalonan Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024

94
0

Jakarta, buktipers.com  – Komite pemilihan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua umum periode 2019-2024. Ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi pendaftar untuk nantinya bisa ditetapkan sebagai calon ketua umum yang akan bertarung memperebutkan kursi pucuk pimpinan partai berlambang pohon beringin itu.

Ketua Komite Pemilihan Munas Partai Golkar, Maman Abdurahman menuturkan, mengacu kepada AD/ART parta, setidaknya ada tiga tahapan yang mesti dilaksanakan terkait pemilihan ketua umum. Ketiga tahapan itu terdiri atas penjaringan, pencalonan, dan pemilihan.

Maman mengatakan, saat ini komite tengah menjalankan tahapan pertama yakni penjaringan bakal calon ketua umum Partai Golkar. Setidaknya, ada 14 syarat yang wajib dipenuhi oleh setiap kader Golkar yang memiliki niat untuk maju sebagai calon ketua umum periode 2019-2024.

Di antara syarat itu adalah, yang bersangkutan pernah menjadi pengurus Partai Golkar tingkat pusat minimal lima tahun dan/atau sekurang-kurangnya pernah menjadi pengurus Golkar tingkat provinsi dan/atau pernah menjadi pengurus pusat organisasi pendiri yang didirikan selama satu periode penuh. “(Kualifikasi) itu dibuktikan dengan fotokopi surat keputusan,” kata Maman dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Baca Juga!  KMPG : Hibahkan Saja Kantor DPP Golkar ke Polres Jakarta Barat

Selain itu, kader yang mendaftar wajib aktif terus-menerus menjadi anggota Partai Golkar sekurang-kurangnya lima tahun dan tidak pernah menjadi anggota partai politik lain. Rekam jejak tersebut dituangkan dalam bentuk surat pernyataan. Tak hanya itu, kader yang mendaftar juga pernah mengikuti pendidikan dan Iatihan kader Golkar.

“Memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela (PDLT); memiliki kapabilitas dan akseptabilitas; sehat jasmani dan rohani; bebas narkoba; dia juga tidak pernah terlibat G 30 S/PKI,” ujar Maman memaparkan sejumlah persyaratan lainnya.

Selanjutnya, kader yang mendaftar juga wajib bersedia meluangkan waktu dan sanggup bekerja sama secara kolektif dalam Partai Golkar. Pendaftar juga wajib menyerahkan pokok-pokok pikiran untuk membangun Partai Golkar ke depan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi partai politik.

Baca Juga!  Bupati Hadiri Penutupan Perwiritan PHBI Kaum Ibu Dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H

Maman mengatakan, kader yang mendaftar nanti mengikuti pemaparan visi dan misi yang pelaksanaannya ditetapkan oleh Komite Pemilihan Munas X Partai Golkar. Pendaftar menyerahkan foto berwarna setengah badan bakal calon ketua umum ukuran 4×6 masing-masing sebanyak lima lembar beserta softcopy-nya dengan latar belakang putih dan memaikai jas Golkar.

Di samping itu, pendaftar wajib mengisi formulir pendaftaran dan surat pernyataan yang disediakan oleh Komite Pemilihan. “Dia wajib mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum pada Komite Pemilihan Munas Partai Golkar sesuai jadwal yang ditentukan,” ucapnya.

Maman melanjutkan, jika kader yang mendaftar telah memenuhi persyaratan yang tertera dalam proses penjaringan tadi, maka ada persyaratan lain yang wajib dipenuhi jika ingin melanjutkan ke tahapan kedua, yaitu pencalonan ketua umum Partai Golkar.

Baca Juga!  Polisi Gagalkan Penyelundupan 3.800 Butir Ekstasi, Pelakunya WN Malaysia

“Dia harus didukung oleh minimal 30 persen pemegang hak suara, berupa surat dukungan tertulis yang ditandatangani oleh ketua dan sekretaris,” ujarnya.

Wakil sekretaris jenderal Partai Golkar itu mengatakan, jika syarat dukungan minimal 30 persen itu telah dipenuhi, barulah pendaftar ditetapkan oleh komite pemilihan sebagai calon ketua umum untuk selanjutnya bisa masuk ke tahapan pemilihan di Munas Golkar. “Pada tahap pemilihan akan melalui pemilihan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia,” ungkapnya.

 

Sumber : iNews.id

Loading...