Ringkus Kelompok Curanmor, Polsek Firdaus Amankan 3 Unit Sepeda Motor

0
6
Foto ketiga pelaku diborgol Polisi.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Polsek Firdaus berhasil mengungkap kasus pencurian rumah milik Fransiska Simanjuntak (52), di Dusun II, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Sergai.

Selain menangkap  tiga pelaku, petugas berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor hasil curian.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum, kepada awak media, Senin (17/5/2021) mengatakan pihak Polsek Firdaus menerima laporan korban Fransiska Simanjuntak dengan LP / 73 / IV / YAN.2.6 / 2021 / SU / Res Sergai / Sek Firdaus Selasa (20/4) atas kehilangan satu unit sepeda motor Honda Supra X BK 5387 NP yang hilang dari dalam rumah.

Modal laporan tersebut, Tim Reskrim Polsek Firdaus melakukan penyelidikan hingga mengendus salah satu pelaku, Jippo Sihombing (36), warga Dusun IV, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Sergai.

Dia berhasil dibekuk di Desa Pematang Ganjang, Sei Rampah.

Foto barang bukti yang diamankan Polisi.

Jippo mengakui perbuatannya yang dilakukan bersama kedua rekannya, Gunawan Gultom (38), warga Dusun VIII, Desa Bakaran Batu, Kec Sei Bamban, Sergai dan Jawaris Hutagaol (39), satu alamat dengan Jippo.

Tim Reskrim Polsek Firdaus dengan mudah menangkap Gunawan Gultom, di Siria-ria Dusun XVI, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Sergai dan Jawaris di kediamannya.

Ketiga pelaku dipaksa menunjukan barang bukti hasil curian mereka, bukan hanya menemukan barang bukti milik korban.

Petugas juga menemukan dua unit kereta tanpa dokumen merupakan hasil curian. Selanjutnya ketiga pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Firdaus.

“Ada tiga barang bukti yang diamankan dari penangkapan tiga tersangka kasus pencurian dan saat ini ketiga tersangka masih dalam pemeriksaan dan pengembangan. Diduga kuat, pelaku memiliki kejahatan lain di luar wilayah hukum Polsek Firdaus,” papar Kapolres.

Kapolres juga menghimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor untuk melapor ke kantor Polisi terdekat. Kemungkinan dari barang bukti yang diamankan merupakan milik warga yang telah kehilangan.

 

(ML.hrp)