Rusak 10 Unit Mobil Milik PT CMI, Pria Ini Diringkus Polsek Sandai

0
631
Pelaku Anjas Bin Kapetol (42) saat diapit petugas di Mapolsek Sandai. (Foto/AGS)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Ketapang (Kalbar)

Polsek Sandai mengamankan seorang warga Muara Jekak karena diduga merusak 10 unit kendaraan milik PT Cita Mineral Investindo (Harita Group), Minggu (12/5/2019), pukul 13.00 WIB, lalu.

Adapun pelaku yang diamankan, yaitu Anjas Bin Kapetol  (42). Sedangkan barang bukti, 1 buah besi bulat dengan ukuran panjang 50 cm, serpihan atau pecahan kaca lampu mobil, dan serpihan kaca spion mobil.

Diduga kejadian tersebut, dipicu karena pelaku merasa dibohongi oleh pihak perusahaan.

Pasalnya, pihak perusahaan menjanjikan akan mempekerjakan pelaku, namun pihak perusahaan seperti tidak memberikan kepastian.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat, melalui Kapolsek Sandai,  AKP H Riwayansah saat dikonfirmasi buktipers.com, membenarkan penangkapan pelaku serta menjelaskan kronologis kejadian dan penangkapan terhadap Pelaku.

Pada hari Minggu (12/5/2019), sekitar pukul 06.30 WIB, lalu, kata Kapolsek, pelaku mendatangi mes 2 PT  CMI.

10 Unit Mobil milik PT CMI (Harita Group) yang dirusak pelaku dan dijadikan sebagai barang bukti oleh petugas. (Foto/AGS)

Kemudian pelaku mencari pelapor untuk menanyakan janji pelapor yang akan mempekerjakan pelaku. Tetapi pelaku hanya bertemu dengan saksi Jaya, dan dijawab, bahwa pelapor masih istirahat, ujarnya.

Sambungnya lagi “Seketika itu pelaku langsung marah dan mengambil besi sepanjang 50 cm yang telah dipersiapkan dari rumahnya dan pelaku langsung melakukan pengerusakan terhadap satu unit mobil Toyota Hilux warna putih plat nopol B 9814 PBD, sehingga kaca depan pecah, spion kiri dan kanan pecah, lampu kiri dan kanan pecah. Lalu pelaku langsung menuju ke workshop dan kemudian melakukan pengerusakan terhadap sembilan unit dump truck. Yaitu dengan memecahkan lampu depan setiap mobil. Tujuan pelaku melakukan Pengerusakan tersebut agar segera dipekerjakan di PT. CMI. Atas kejadian ini, PT. CMI mengalami kerugian sekitar Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah),”beber Kapolsek.

Untuk kronologis penangkapan pelaku, katanya, anggota Polsek Sandai langsung mendatangi rumah pelaku dan langsung diamankan. Dan petugas juga menemukan barang bukti. Kemudian, pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Sandai, beritahu Kapolsek.

Pelaku akan kita kenakan dengan 2 pasal, yaitu perbuatan tidak menyenangkan dan/atau pengerusakan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 406 KUHP, tutupnya.

(AGS)