Beranda Hukum Saat Digerebek, Vanessa dan Rian Subroto Sedang Lakukan Ini di Kamar Hotel

Saat Digerebek, Vanessa dan Rian Subroto Sedang Lakukan Ini di Kamar Hotel

39
0
Vanessa Angel bersaksi di sidang muncikari. ©2019 Merdeka.com
Loading...

Buktipers.com – Surabaya (Jatim)

Artis Vanessa Angel digerebek polisi saat tengah berduaan bersama seorang pengusaha bernama Rian Subroto di dalam kamar hotel di Surabaya. Lantas, apa saja yang sudah dilakukan Vanessa?

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) R.A Dhini Ardhani, Vanessa diketahui tengah menerima pekerjaan melayani hubungan badan dengan laki-laki dengan bayaran tertentu.

“Terdakwa sepakat menawarkan dirinya untuk melakukan perbuatan asusila, yakni melayani hubungan badan dengan laki-laki dengan bayaran tertentu melalui saksi (muncikari) Endang Suhartini alias Siska,” ujarnya, Rabu (24/4).

Sesampainya di Surabaya, terdakwa dan saksi Siska dijemput oleh sopir dan dibawa ke Hotel Vasa Jl. HR Muhammad, Surabaya. Sebelumnya, mereka telah dihubungi oleh seseorang yang mengaku bernama Deni. Selanjutnya di Hotel Vasa, saksi Siska menempati kamar yang bersebelahan dengan kamar terdakwa nomor 2721.

Baca Juga!  Polsek Kedungjajang Berhasil Meringkus Pelaku Curat. .

“Di dalam kamar, ternyata telah menunggu seorang laki-laki bernama Rian Subroto, yang telah mem-booking terdakwa dan saksi Avriellya Shaqila masing-masing dengan harga Rp 80 juta dan Rp 25 juta, tidak termasuk biaya akomodasi dan transportasi,” katanya.

Saat sejumlah anggota Kepolisian dari Polda Jatim melakukan penggerebekan, Vanessa dan Rian didapati sudah tanpa busana dengan dibalut selimut.

“Saat para saksi (polisi) masuk, terdakwa Vanessa dan Rian Subroto sedang berada di dalam selimut dan tidak menggenakan pakaian apapun. Selanjutnya untuk pemeriksaan lebih lanjut, terdakwa diamankan dan diperiksa di Polda Jawa Timur,” ungkapnya.

Jaksa menambahkan, karena terdakwa mengetahui bahwa pekerjaannya tersebut dilarang dan terdakwa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memberikan informasi bahwa dirinya dapat di-booking untuk melakukan pelayanan seks komersial, maka ia pun dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Jo. Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga!  Miris! Mahasiswi di Samarinda Lakoni Prostitusi Online

Sumber : merdeka.com

Loading...