Sadis! Pria di Muara Enim Tewas Ditusuk saat Asyik Ngobrol dengan Pacar

0
1
Polres Muara Enim menggelar perkara kasus pembunuhan yang diduga dipicu cemburu. (Foto: MPI/Chandra Darmawan)
Dijual Rumah

Muara Enim, buktipers.com – Seorang pria di Kabupaten Muara Enim berinisial EH (34) nekat menusuk korban bernama Karyadi (44) hingga tewas.

Peristiwa berdarah yang terjadi Sabtu (5/3/2022) malam itu sontak membuat gempar warga.  Pelaku yang diduga terbakar cemburu itu nekat menusuk korban dengan pisau di depan perempuan yang dicintainya.

Usai menusuk korban, pelaku EH, warga Desa Gumai, Kecamatan Gelumbang kabur. Sedangkan korban yang diketahui warga Desa Muara Meranjat, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak terselamatkan.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdianto mengatakan, kronologi kejadian bermula saat korban menemui perempuan idamannya, Mardiah (24) warga Desa Muara Penimbung, Kecamatan Indralaya.

Korban kemudian ngobrol santai dengan Mardiah di sebuah warung kopi milik Siti, warga Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang.

Korban pun mengajak Mardiah dan RR yang saat itu sedang digendongnya untuk berjalan-jalan ke sebuah warung kopi milik Endang yang berlokasi tak jauh dari warung kopi Siti.

Tak disangka, saat sedang asyik mengobrol tiba-tiba datang EH dan tanpa basa-basi langsung menusukkan pisau ke arah dada kiri korban yang saat itu masih dalam posisi menggendong RR sebanyak tiga kali. Akibatnya, korban pun ambruk seketika.

“Melihat kejadian mengerikan di hadapannya, Mardiah pun dengan sigap mengambil anaknya dari gendongan korban dan mendapati kaki anaknya turut terluka akibat sayatan pisau dari tersangka EH. Sedangkan tersangka EH langsung melarikan diri,” kata kapolres, Minggu (6/3/2022).

Mendapati informasi perihal kejadian pembunuhan tersebut, Kapolsek Gelumbang AKP Morris Widhi Harto memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Gelumbang IPTU Syawaluddin bersama Tim PUMA Polsek Gelumbang untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saat tim Puma Polsek Gelumbang mendatangi TKP didapati korban telah dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dilarikan ke Puskesmas Gelumbang untuk dilakukan visum, sedangkan tersangka melarikan diri,” kata Kapolres.

Mendapati tersangka EH melarikan diri, tim PUMA Polsek Gelumbang pun bergerak cepat mencari keberadaan tersangka dan dalam waktu kurang dari 2 jam, tersangka pun berhasil dibekuk saat sedang berjalan di depan SPBU Gelumbang.

Saat ini, tersangka EH telah diamankan di Mapolsek Gelumbang bersama barang bukti berupa sebilah pisau sepanjang 18 cm, sehelai jaket berwarna coklat milik korban dan juga sehelai baju kaos berwarna biru yang masih terdapat noda darah korban.

Atas perbuatannya, tersangka EH dijerat Pasal 338 entang pembunuhan atau pasal 531 ayat 3, dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. Kepada polisi, tersangka EH mengaku tidak mengenal korban sebelumnya.

Dia juga menyesal lantaran telah menghabisi nyawa korban dan meminta maaf kepada segenap keluarga korban. “Saya tidak kenal dia pak (korban) sebelumnya, saya khilaf dan sangat menyesal. Saya mohon maaf kepada seluruh keluarga korban,” ucap EH.

 

Sumber : iNews.id